Lubukbasung (ANTARA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat memgadakan pelatih dan simulasi bencana alam berupa kebakaran dan gempa bumi bagi ratusan tenaga medis dan pegawai di rumah sakit tersebut.
Direktur RSUD Lubuk Basung dr M Riko Krisman di Lubuk Basung, Selasa, mengatakan pelatihan dan simulasi tersebut diadakan selama beberapa hari kedepan dengan melibatkan 400 orang peserta.
"Peserta dibagai beberapa tim dan satu tim berjumlah sebanyak 50 orang. Pelatihan dan simulasi itu kita adakan di RSUD Lubuk Basung," katanya.
Ia mengatakan, pelatihan dan simulasi ini dalam rangka untuk memberikan pengetahuan kepada tim medis tentang apa yang bakal dilakukan saat bencana kebakaran dan gempa bumi melanda daerah itu.
Peserta bakal melakukan simulasi untuk memadamkan api dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan menyelamatkan diri saat gempa bumi.
"Kita melatih mereka bagaimana menyelamatkan diri sendiri dan pasien saat bencana alam tersebut terjadi, sehingga dapat meminimalisir korban jiwa," katanya.
Ia menambahkan, dalam pelatihan itu RSUD Lubuk Basung bekerja dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Agam.
Sementara Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiap Siagaan BPBD Agam Gusmartha Hadi menambahkan materi yang diberikan mulai dari menyelamatkan diri saat bencana gempa bumi dan evakuasi ke daerah lebih aman saat setelah gempa bumi.
Peserta diminta mengamankan diri ke lokasi lebih aman dari potensi reruntuhan bangunan seperti, berada di bawah meja, lokasi tiang bangunan yang kokoh dan lainnya.
Setelah gempa bumi selesai, baru menyelamatkan diri ke lokasi parkir yang jauh dari bangunan.
"Tidak boleh bergerak saat gempa, karena sangat berisiko bagi keselamatan diri," katanya.