Logo Header Antaranews Sumbar

Larangan "study tour" sekolah berisiko bikin anjlok pariwisata

Sabtu, 22 Maret 2025 23:22 WIB
Image Print
Konferensi pers PHRI dan GIPI di Jakarta yang disiarkan secara daring, Sabtu (22/3/2025). (ANTARA/Pamela Sakina)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), Hariyadi Sukamdani mengatakan kebijakan pelarangan karyawisata alias study tour yang diterapkan oleh sejumlah pemerintah daerah berpotensi merugikan industri pariwisata.

 

“Kalau yang salah itu dipandang adalah operator transportasi daratnya yang yang dipenalti, bukannya program study tour yang dipermasalahkan,” ujar Hariyadi pada konferensi pers di Jakarta, Sabtu.

 

Belakangan ini, beberapa pemerintah daerah, termasuk Jakarta, Jawa Barat, hingga Banten, mengeluarkan kebijakan yang melarang pelaksanaan karyawisata bagi siswa sekolah.



Pewarta:
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026