Bupati Sijunjung luncurkan geofest Silokek, atlet dari tiga negara

id Arung jeram, silokek, even internasional, sumbar, padang,Sijunjung

Bupati Sijunjung luncurkan geofest Silokek, atlet dari tiga negara

Bupati Yuswir Arifin lepas balon pertanda peluncuran geofast Silokek 2019. (Ist)

Muaro (ANTARA) - Bupati Sijunjung Yuswir Arifin meluncurkan even skala internasional geofest Silokek yang akan dipusatkan di ranah Lansek Manih, dijadwalkan atlet ikut meliputi dari Indonesia, Malaysia dan Ceko.

Kegiatan peluncuran tersebutpada saat apel gabungan di Depan Gor Sibinuang Sakti, Senin.

Kegiatan itu turut dihadiri oleh Wakil Bupati Sijunjung Arrival Boy, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung Zefnihan dan pejabat Eselon II, III, IV serta seluruh staf di lingkungan daerah Kabupaten Sijunjung.

Dalam laporan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Afrineldi mengatakan kegiatan Geofest Silokek merupakan kolaborasi Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) dan Pemkab Sijunjung dengan tujuan untuk mempromosikan parawisata yang ada di Sijunjung.

Selain itu, ada 14 kegiatan yang diperlombakan maupun aktifitas bersama, ujarnya.

“Kegiatan di antaranya, seperti nyanyian lembah, sarasehan geologi, biologi, sejarah dan budaya, silokek fun bike, napak tilas de greeve, geopark fun run, perlombaan story telling dan lomba tenun unggan geofest,” ujarnya.

Kemudian, lomba kreasi souvenir geofest, arung jeram Internasional (International Rafting), aksi bersih sungai, ritual bakaua adat, lomba fotografi, pekan budaya anak nagari dan lomba video pariwisata, tambahnya.

Sementara itu, peserta yang akan mengikuti arung jeram itu dari dua negara asing, yaitu Malaysia dan Republik Ceko.

Sementara atlet nasional mulai dari Aceh, Sumater Utara, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Kalimantan, Jawa Timur, Jawa Tengah hingga Jawa Barat.

“Untuk atlet Sumbar yang sudah mendaftar yaitu daerah Kabupaten Pasaman, Pesisir Selatan, Padang Pariaman, Sijunjung dan Kota Padang Panjang. Jadi totalnya sebanyak 50 tim yang terdiri dari 250 peserta,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Yuswir Arifin menyebutkan sebagai masyarakat Kabupaten Sijunjung patut berbangga, karena baru satu tahun Geopark Silokek resmi menyandang status Geopark Nasional dan sekarang dipercaya sebagai tuan rumah pada ajang even Dunia Arung Jeram.

“Alhamdulillah Kabupaten Sijunjung dipercaya sebagai tuan rumah Piala Dunia Arung Jeram yang akan dilaksanakan pada tanggal 10-14 November 2019 akan datang. Rafting R-4 World Cup Series ini sudah masuk ke dalam kalender tahunan international Rafting Federation (IRF),” ungkap Bupati dua periode itu.

Ia berharap dengan adanya even ini, tentunya akan menambah minat orang untuk berwisata ke Silokek, maka tingkat perekonomian masyarakat juga akan meningkat.

Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar