Kopertis X Dorong Dosen Kampus Swasta Perbanyak Manfaatkan Hibah Penelitian

id Herri

Koordinator Kopertis X Prof Herri (ANTARA SUMBAR/M R Denya Utama)

Padang, (Antara Sumbar) - Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) wilayah X mendorong dosen kampus di bawah pembinaannya untuk memperbanyak peluang mendapat hibah penelitian.

"Dosen harus cermat dan rajin membuka informasi agar bantuan penelitian yang didapat mencukupi kebutuhan," kata Koordinator Kopertis X Prof Herri, di Padang, Kamis (7/12).

Menurutnya untuk mendapat hibah penelitian itu langkah pertama sering membuka informasi secara daring atau pengumuman melalui surat elektronik yang masuk dari Kemenristekdikti.

Kemudian bila telah menentukan lembaga yang akan dijadikan peluang mendapat hibah, dosen segera menyiapkan proposal yang relevan dengan rencana dan prasyarat.

Prasyarat ini meliputi format dan tata cara yang telah ditetapkan oleh instansi atau lembaga penyedia hibah tersebut.

"Dalam membuat proposal harus sesuai dengan keinginan lembaga penyedia hibah," ujarnya.

Artinya kata dia dalam menetapkan dana penelitian harus sesuai dengan formasi yang diberikan.

Jangan sampai hibah sebesar Rp100 juta namun proposal yang diajukan Rp125 juta, ini akan ditolak.

Kemudian dalam penulisan dan ketentuan penelitian harus dipatuhi oleh dosen agar proposal diterima.

"Meski pengajuan terus dilakukan, tidak ada salahnya dosen juga ikut pelatihan tentang pemberian hibah dan strateginya," ujarnya.

Saat ini banyak instansi dan lembaga yang menyediakan hibah penelitian, tinggal kejelian dosen meraihnya.

Kopertis akan membantu dalam hal konsultasi, diskusi serta memberikan pelatihan untuk menyiapkan strategi meraih hibah tersebut.

Seperti yang telah dilakukan pada Senin (4/12) yang menghadirkan pakar strategi meraih hibah serta pemetaan dalam penelitian.

Sementara itu salah satu dosen di Stiper Sijunjung, Andes mengatakan untuk mendapatkan hibah seorang dosen bukanlah perkara gampang.

Selain prasyarat yang berlapis, persaingannya juga cukup ketat sementara penyedia hibah belum lah banyak.

Dia berharap dosen yang saat ini diwajibkan meneliti mendapat kesempatan bantuan setiap waktu untuk riset. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar