Prof Herri : Orang tua tak perlu cemas daftarkan anak ke PTS karena masalah ekonomi, pemerintah sediakan 12.000 beasiswa

id berita padang,berita sumbar,lldikti

Prof Herri : Orang tua tak perlu cemas daftarkan anak ke PTS karena masalah ekonomi, pemerintah sediakan 12.000 beasiswa

Kepala LL Dikti wilayah X Prof Herri

Tahun ini LL DIKTI Wilayah X mendapatkan jatah beasiswa sekitar 12 ribu penerima yaitu 7.000 kuota untuk beasiswa Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dan 5.000 kuota untuk beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah,
Padang (ANTARA) - Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL DIKTI) Wilayah X Prof Herri mengajak orang tua tidak perlu cemas mendaftarkan anaknya ke perguruan tinggi swasta (PTS) jika terkendala biaya karena pemerintah telah menyediakan beasiswa bagi calon mahasiswa baru yang akan berkuliah.

"Tahun ini LL DIKTI Wilayah X mendapatkan jatah beasiswa sekitar 12 ribu penerima yaitu 7.000 kuota untuk beasiswa Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dan 5.000 kuota untuk beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah," kata dia di Padang, Jumat.

Ia menyebutkan kuota beasiswa tahun ini jauh meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya untuk 1.300 orang penerima saja di PTS, sedangkan tahun ini mencapai 12 ribu orang.

Untuk itu, Herri mengimbau agar masyarakat tidak perlu takut menguliahkan anak mereka ke PTS jika terkendala dengan biaya. Karena saat ini pemerintah telah memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menempuh pendidikan melalui program beasiswa.

Terkait pendaftaran mahasiswa baru ke PTS di wilayah kerja LL DIKTI X yang meliputi Provinsi Riau, Jambi, Kepulauan Riau, dan Sumbar, Herri mengatakan sampai saat ini masih sedikit yang mendaftar.

"Saya rasa salah satu penyebabnya karena belum keluarnya hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2020, makanya belum banyak yang mendaftar ke PTS," tambah dia.

Selain itu, menurut dia masalah ekonomi. Karena banyaknya masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19.

"Mengenai persoalan ekonomi masyarakat tidak perlu khawatir. Karena pemerintah telah memberikan solusi berupa beasiswa," kata dia.

Sebagai lembaga yang menaungi PTS di empat provinsi tersebut, Herri akan terus berupaya mengajak masyarakat agar mendaftarkan anak mereka ke PTS dengan cara membuka penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021 melalui seleksi mandiri yang bekerja sama dengan Politeknik Negeri Padang (PNP), Sumatera Barat.

"Pendaftaran seleksi mandiri sudah dibuka secara serentak sejak 20 Juli hingga 19 Agustus 2020," ujar dia.

Pendaftaran seleksi mandiri tersebut diikuti sekitar 15 perguruan tinggi dengan 50 program studi (Prodi) di antaranya Prodi Rekayasa, Tata Niaga, Kesehatan, Sosial, Ekonomi, Komputer, dan beberapa Prodi lainnya.

15 perguruan tinggi yang melaksanakan pendaftaran seleksi mandiri sebagai berikut Politeknik Caltex Riau, Stikes Perintis, Akper Baiturrahmah, Universitas Bung Hatta (UBH), STTIND, Universitas Taman Siswa, dan Stikes Hang Tuah Tanjung Pinang.

"Kemudian Politeknik Kampar, Unidha, ITP, Institut Kesehatan Prima Nusantara Bukitinggi, STIA LPPN, Universitas Dharmas Indonesia, Universitas Muhammadiyah Sumbar, dan Universitas Abdurrab," tambahnya.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar