Bermaksud ke Pasar Raya naik ojek daring, seorang wanita nyaris diperkosa pengemudi

id berita padang,berita sumbar,ojek

Bermaksud ke Pasar Raya naik ojek daring, seorang wanita nyaris diperkosa pengemudi

Korban N saat membuat laporan polisi di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Satreskrim Polresta Padang, Senin (27/9). (Antarasumbar/Fathul Abdi)

Kejadian berawal saat korban hendak menuju Pasar Raya Padang dengan memesan ojek daring sekitar pukul 12.30 WIB,
Padang (ANTARA) - Seorang wanita di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) berinisial N (23) diduga sebagai korban pelecehan dan nyaris menjadi korban pemerkosaan oleh pengemudi ojek dalam jaringan (daring).

"Kejadian berawal saat korban hendak menuju Pasar Raya Padang dengan memesan ojek daring sekitar pukul 12.30 WIB," kata pacar korban saat mendampingi pelaporan di Polresta Padang, Senin.

Korban berangkat dari indekosnya di Kecamatan Padang Utara dan dijemput oleh terduga pelaku sesuai pesanan di aplikasi.

Namun di tengah jalan pelaku malah membelokkan sepeda motor ke sebuah rumah di kawasan belakang Transmart Padang dengan alasan akan mengganti helm terlebih dahulu.

Ketika sampai di depan rumah tiba-tiba pelaku menarik paksa korban untuk masuk ke dalam rumah, bahkan sempat mencakar lehernya.

Berdasarkan keterangan korban kepada pacarnya pelaku terus berusaha memperkosa bahkan telah memegang bagian tubuh korban.

Beruntung saat itu korban mendapatkan kesempatan untuk melawan lalu melarikan diri lokasi kejadian.

"Pelaku hendak mengambil botol minumannya yang jatuh, momen itulah yang dimanfaatkan oleh pacar saya untuk kabur lalu naik angkot," jelasnya.

Tidak terima dengan kejadian tersebut akhirnya korban didampingi pacarnya mendatangi Kantor Polresta Padang untum membuat laporan.

Laporan dari korban telah diterima oleh pihak kepolisian dan saat ini dalam penanganan unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Padang.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Porlesta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti laporan korban serta melakukan penyelidikan.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021