510 siswa madrasah wisuda tahfidz di Sijunjung

id Penghafal, alquran, sijunjung, sumbar

510 siswa madrasah wisuda tahfidz di Sijunjung

Kepala Kamenag Sijunjung menyerahkan piagam penghargaan kepada penghafal Alquran (Ist)

Muaro (ANTARA) - Sebanyak 510 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Sijunjung wisuda tahfidz (hafal) Alquran, di gedung Pancasila, Rabu.

Wisuda Tahfidz ditandai dengan penyerahan sertifikat oleh staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Setdakab Sijunjung, Syahrial dan pemasangan salempang oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Afrizal kepada wisudawan/wisudawati.

Dari 510 siswa madrasah yang diwisuda, ada yang hafal Alquran 1,2 dan 3 juz, ada juga yang 4,5 dan 6 juz. Bahkan ada yang sudah hafal sampai 15 juz.

Dari yang sudah hafal Alquran beberapa juz itu, terpilih tiga penghafal terbaik. Ketiga terbaik itu, yakni siswa MI Muhammadiyah, Niswatil Jannatillah, siswa MTs 1 Sijunjung, Elga Rido Fitri dan siswa MAN 2 Sijunjung, Anisa Nurdin.

Atas prestasi itu, ketiga siswa penghafal Alquran terbaik ini menerima piagam penghargaan dan tabanas yang diserahkan oleh Staf Ahli Syahrial dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sijunjung, Afrizal.

Disamping memasangkan salempang terhadap wisudawan/wisudawati serta menyerahkan piagam penghargaan dan tabanas kepada siswa penghafal Al Quran terbaik, Kepala Kantor Kemenag, Afrizal juga mengukuhkan komunitas penulis penggiat literasi madrasah se-Kabupaten Sijunjung.

Rangkaian acara yang diawali dengan melantunkan ayat suci Alquran oleh siswa MTs 1 Sijunjung, Haikal, dihadiri Kabag Kesra Syamsu. J, pejabat Kantor Kemenag, kepala dan majlis guru madrasah, pimpinan pondok pesantren serta orangtua dari siswa yang diwisuda.

Kepada siswa yang diwisuda, Staf Ahli Syahrial berharap dan berpesan supayatetap belajar Alquran, karena wisuda bukan berati sudah selesai membaca Alquran, melainkan merupakan langkah awal untuk mempedalami isi kandungannya, sekaligus menghayati dan mengamalkannya dalam penghidupan sehari-hari.

Disamping tetap belajar Alquran, kepada siswa staf ahli juga berpesan supaya momentum wisuda tahfidz dijadikan landasan untuk menseimbangkan ilmu pengetahuan umum dengan ilmu agama, karena salah satu penyebab lemahnya sumber daya manusia, adalah karena tidak seimbangnya kedua ilmu itu.

Selain terhadap siswa, kepada para orangtua dari siswa yang wisuda tahfidz khususnya dan masyarakat Kabupaten Sijunjung umumnya, staf ahli juga berharap dan berpesan supaya menanamkan pendidikan agama kepada anak sedini mungkin, supaya mereka tumbuh dan berkembang dengan pondasi agama yang kokoh dan kuat.

“Pondasi agama yang kokoh dan kuat perlu dibangun dalam diri dan jiwa anak kita sejak dini, karena anak dan generasi muda sekarang adalah harapan dan tumpuan, bangsa, negara dan agama yang akan melanjutkan berbagai pembangunan di masa mendatang,” kata Staf Ahli Syahrial.

Kepala Kantor Kemenag, Afrizal, besyukur kehadirat Allah SWT serta berterima kasih kepada kepala, majlis guru dan siswa madrasah atas terlaksananya wisuda Tahfidz Al Quran, dengan doa dan harapan tahun depan jumlah siswa yang diwisuda lebih banyak dan jumlah juz Al Quran yang dihafal juga lebih banyak.

Sementara Kasi Pendidikan Madasah Kantor Kemenag Kabupaten Sijunjung Helmiati, selaku ketua pelaksana mengatkan, dari 510 siswa madrasah yang wisuda tahfidz, rinciannya adalah siswa MI 24 orang, MTs 429 dan MA 56.

Dari 510 itu, terpilih tiga penghafal terbaik, yaitu siswa MI Muhammadiyah, Niswatil Jannatillah, siswa MTs 1 Sijunjung Elga Rido Fitri dan siswa MAN 2 Sijunjung, Anisa Nurdin.

Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar