Ingin menyantap rendang bilalang datang ke pasar kuliner Sijunjung

id pasar kuliner, sijunjung, muaro, sumatera barat, rendang, rendang bilalang,pangan berkualitas

Ingin menyantap rendang bilalang datang ke pasar kuliner Sijunjung

Suasana di pasar kuliner di jalan menuju gedung bersama Muaro Sijunjung, makin ramai. (ist)

Muaro (ANTARA) - Pasar kuliner pangan lokal dan pangan murah berkualitas yang dibuka aparatur Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Sijunjung, di jalan menuju gedung bersama Muaro Sijunjung, makin ramai setiap awal pekan oleh pembeli dan ingin menyantap rendang bilang dan ragam kuliner datang setiap Senin.

Dibanding Senin sebelumnya, pada Senin 7 Oktober 2019, pedagang dan pembeli lebih ramai. Pedagang yang makin ramai berdatangan dari berbagai nagari dalam Kabupaten Sijunjung.

Begitu juga halnya pembeli yang juga bertambah banyak, tidak hanya pegawai dan pejabat, tapi juga masyarakat yang sengaja datang untuk berbelanja, kata Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Sijunjung, Nizam Ul Muluk, Rabu.

Seiring dengan pedagang dan pembeli yang makin ramai, makanan dan sambal khas daerah yang dijual pada pasar kuliner pangan lokal dan pangan murah berkualitas, juga makin banyak.

Upaya melestarikan makanan khas daerah yang menjadi tujuan pembukaan pasar kuliner pangan lokal dan pangan murah berkualitas tercapai sesuai sasaran dan harapan.

“Pada Senin keempat pedagang dan pembeli semakin ramai. Dampaknya makanan dan sambal khas daerah yang dijual juga makin banyak. Kita berharap Senin berikutnya pedagang serta pembeli makin ramai dan makanan khas daerah yang dijual makin banyak, agar upaya melestarikan makanan khas daerah yang menjadi tujuan pembukaan pasar kuliner pangan lokal dan pangan murah berkualitas tercapai sesuai sasaran dan harapan,” harapnya.

Pantauan lapangan makanan khas daerah yang dijual para pedagang dalam jumlah yang cukup banyak, antara lain lamang ubi, lapek ubi, godok ubi, kerupuk ubi, godok obuih, contel, bika, kue loyang, dongkuang pisang, lapek sogan, lapek bugih, onde-onde, kue talam, lamang baluo dan lumpur pandan.

Sedangkan sambal khas daerah Kabupaten Sijunjung yang dijual, diantaranya randang bilalang, randang pucuak ubi, randang cubadak, randang paku, karabu maco, karabu baluik, pangek baluik, pangek ikan. Kemudian gulai ikan, gulai lingkitang, palai ikan, palai simauang, palai tindawan, palai cuk ubi, anyang cuk ubi, anyang pucuak pitukai, ikan baka, gulai jariang, kalio jariang, ampiang jariang dan karupuak jariang.

Disamping makanan dan sambal, di pasar kuliner pangan lokal dan pangan murah berkualitas itu juga dijual berbagai minuman, antara lain teh putih, teh merah, teh hijau, teh hitam, teh jahe, teh kasturi, teh pandan, teh talua kawa daun, teh talua jahe, teh talua biasa, kawa daun ori, kawa daun lemon, kawa daun susu, teh manis, teh susu, teh pandan susu, teh tarik, teh lemon, kopi hitam, kopi espresso, kopi susu, kopi latte, capucino, kopi tabaliak dan kopi dingin tanpa es.

Selain itu, pada pasar kuliner pangan lokal juga untuk mendukung pariwisata Geopark Nasional (taman bumi) Silokek, juga dijual berbagai hasil pertanian, seperti beras, sayur-sayuran, cabe dan ikan segar.

Para pejabat dan pegawai serta masyarakat yang mengunjungi pasar kuliner pangan lokal dan pangan murah berkualitas pada Senin (7/10 itu, tidak hanya berbelanja untuk dimakan dan diminum pada tempat yang telah disediakan.

Namun juga banyak yang berbelanja untuk dibawa ke rumah, sehingga berbagai makanan yang dijual para pedagang laris manis.

“Alhamdulillah, randang bilalang yang saya jual sudah habis, pada hal membawa cukup banyak pada kali ini dibanding Senin sebelumnya. Cukup laku, Senin depan akan bawa lebih banyak lagi,” kata Yarnis yang mengaku dari Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Sijunjung.

Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar