Seribuan pelajar di Padang lakukan deklarasi anti tawuran dan balap liar

id deklarasi anti tawuran dan balap liar

Seribuan pelajar di Padang lakukan deklarasi anti tawuran dan balap liar

Deklarasi sikap anti tawuran dan balap liar oleh seribu lebih pelajar di Padang, pada Kamis (6/2). ANTARA/FathulAbdi

Padang (ANTARA) - Seribu lebih pelajar di Kota Padang, Sumatara Barat (Sumbar) melakukan deklarasi anti tawuran dan balap liar di Padang pada Kamis (6/2).

Dekalrasi tersebut diucapkan oleh pelajar yang merupakan gabungan dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) atau SMK se-derajat di hadapan Kepala Kepolisian Daerah Sumbar Irjen Pol Gatot Suryanta.

"Kami menyambut baik kegiatan deklarasi ini, sebagai bentuk komitmen dari adik-adik pelajar di Kota Padang untuk menghindari tawuran dan balap liar," kata Gatot Suryanta usai deklarasi.

Ia berharap komitmen dari para pelajar itu dapat berkontribusi dalam mewujudkan daerah yang aman, nyaman, serta kondusif.

Dalam deklarasinya para pelajar menyatakan lima poin untuk dipatuhi, yakni siap mendukung program "Zero" tawuran dan balap liar dari Polda Sumbar dan Polresta Padang.

Kemudian siap mewujudkan Kota Padang "Zero" tawuran dan balap liar, ketiga mendukung penegakkan hukum yang tegas terhadap aksi tawuran dan balap liar.

Keempat menciptakan kondisi lingkungan yang aman dan nyaman, baik di sekolah maupun di luar sekolah.

Kelima adalah siap menjadi pelajar Pancasila yang berakhlak mulia, cinta damai, menjadi manusia yang berguna bagi keluarga, bangsa dan agama.

Mereka juga mengusung slogan yang berisi semangat untuk menghindari tawuran dan balap liar yakni "Prestasi Yes! Tawuran dan Balap Liar NO!"

Kapolda Sumbar Gatot mengatakan bahwa upaya pencegahan tawuran maupun balap liar butuh peran dari seluruh pihak, mulai dari Kepolisian, pemerintah, tokoh masyarakat, ulama, ninik-mamak, orang tua, dan lainnya.

"Pencegahan merupakan langkah yang penting sebagai mitigasi, jangan sampai anak-anak melakukannya lalu berurusan dengan hukum," jelasnya.

Ia menjelaskan dalam rangka memperkuat pencegahan itu pihaknya telah menggelar patroli gabungan setiap hari, khususnya di Kota Padang yang marak tawuran dalam beberapa tahun terakhir.

Namun demikian, Gatot menegaskan pihaknya tetap akan menindak tegas para pelaku tawuran atau balap liar sekalipun tengah memaksimalkan pencegahan.

Pada bagian lain, Pejabat Wali Kota Padang Andree Algamar mengucapkan terimakasih atas upaya pencegahan yang sudah dilakukan oleh Polisi sejauh ini.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan mengambil sikap tegas terhadap pelajar yang terlibat dalam aksi tawuran atau balap liar, dengan sanksi terberat yakni dikeluarkan dari sekolah.