Pengabdian Masyarakat Unand Bantu Mesin Spinner untuk Perkuat Teknologi UKM Kerupuk Kulit "Rizky"

id Pkm Unand

Pengabdian Masyarakat Unand Bantu Mesin Spinner untuk Perkuat Teknologi UKM Kerupuk Kulit "Rizky"

Pengabdian Masyarakat Unand memberikan bantuan berupa mesin spinner untuk memperkuat  teknologi UKM Kerupuk Kulit "Rizky". (ANTARA/ist)

Batusangkar (ANTARA) - UKM Kerupuk Kulit atau "jangek" Rizky di Padang telah menjadi sasaran pengembangan kegiatan pengabdian masyarakat oleh dosen Universitas Andalas dalam beberapa tahun terakhir.

Secara berkelanjutan Tim Pengabdian Masyarakat Dosen Unand yang diketuai oleh Dr. Indri Juliyarsi (Fakultas Peternakan) dan beranggotakan Prof. Tuty Anggraini (Fakultas Teknologi Pertanian), Dr. Ahmad S. Indrapriyatna (Fakultas Teknik Informasi), Dr. Sri Melia, Ade Sukma, Ph.D dan Rizki Dwi Setiawan, M.Si (Fakultas Peternakan) serta tim pendukung mahasiswa melakukan penguatan kualitas di berbagai aspek.

Salah satunya kegiatan pemberian mesin Spinner peniris minyak pada UKM kerupuk kulit “Rizky” disertai dengan penyuluhan penggunaan yang tepat pada produk kerupuk kulit untuk mengurangi kadar minyak tinggi.

Hal ini dikarenakan dalam pembuatan kerupuk kulit dilakukan penggorengan dengan menggunakan suhu tinggi agar kerupuk dapat mengembang dengan sempurna dan memberikan hasil kerupuk kulit yang renyah. Di sisi lain, penggorengan dengan minyak menggunakan suhu tinggi menyebabkan kandungan minyak menjadi tinggi pada produk.

Hal ini menjadi kendala tersendiri bagi pelaku usaha karena membutuhkan waktu yang lama dalam pengeringan minyak yang biasanya hanya menggunakan saringan peniris minyak. Sebagai gambaran pada UKM kerupuk kulit “Rizky” setidaknya membutuhkan waktu sekitar 3 jam sebelum kerupuk kulit dapat dikemas.

Selain itu pengeringan dengan menggunakan saringan peniris minyak memberikan hasil yang kurang maksimal sehingga produk menjadi memiliki umur simpan yang lebih pendek karena terjadinya ketengikan yang diakibatkan karena masih tingginya kandungan minyak pada produk.

Dalam hal ini penggunaan mesin Spinner antara lain dapat mempercepat proses pengeringan sehingga lebih efisien dalam proses produksi, mengurangi kadar minyak pada produk sehingga tekstur renyah dapat lebih dipertahankan, dan yang terpenting adalah membuat produk menjadi lebih tahan lama karena dapat mengurangi resiko terjadinya ketengikan pada produk”.

Harapannya dengan adanya pemberian mesin dan penyuluhan penggunaan mesin Spinner untuk digunakan dalam proses produksi kerupuk kulit di UKM “Rizky” dapat membantu meningkatkan kualitas produk kerupuk kulit yang dihasilkan.

Hal ini penting mengingat Kerupuk kulit atau “karupuak jangek” merupakan salah satu produk makanan unggulan khas Sumatera Barat yang terbuat dari kulit sapi/kerbau. Dalam pemasarannya produk kerupuk kulit ini dipasok ke sentra oleh-oleh khas Padang oleh berbagai UKM yang terdapat di Sumatera Barat.

Dengan demikian menjadi hal yang penting untuk membantu peningkatan usaha UKM terutama dalam hal menjaga dan meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan. Salah satu UKM yang memproduksi kerupuk kulit di Kota Padang adalah UKM “Rizky” yang berlokasi di Kelurahan Lubuk Buaya dengan produk andalannya kerupuk kulit khas Kumango (daerah di Batusangkar). ***
Pewarta :
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2022