Logo Header Antaranews Sumbar

Ikatan Kekerabatan Antropologi Unand gelar mubes ke-2

Minggu, 23 Februari 2025 09:47 WIB
Image Print
Ikatan Kekerabatan Antropologi  Universitas Andalas (IKA UA) sukses melaksanakan musyawarah besar (mubes) ke-2 di Padang. (Antara/HO-Istimewa)

Padang (ANTARA) - Ikatan Kekerabatan Antropologi Universitas Andalas (IKA UA) sukses melaksanakan musyawarah besar (mubes) ke-2 pada 22 Februari 2025 yang bertujuan untuk mengevaluasi pengurus periode 2017-2021 serta memilih pengurus periode 2025-2028.

"Seharusnya mubes ini dilaksanakan sejak 2021. Namun tertunda karena Covid-19 dan berbagai hal sehingga baru bisa dilaksanakan hari ini," kata Ketua IKA UA periode 2017-2021 Yefrinaldi di Padang, Sabtu.

Kegiatan mubes yang dilaksanakan selama satu hari convention hall Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unand tersebut juga dimeriahkan dengan pameran yang menampilkan dokumentasi empat dekade Antropologi Unand serta memamerkan benda kebudayaan Mentawai dan koleksi benda lama.

Sementara itu, Ketua Departemen Antropologi Unand Zainal Arifin mengapresiasi pelaksanaan mubes tersebut sebab selain mengevaluasi kelembagaan, juga sekaligus upaya merawat silaturahmi antaralumni, departemen dan mahasiswa aktif.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Dekan FISIP Unand Jendrius itu dihadiri oleh sekitar 200an orang alumni. Mereka tidak hanya berasal dari Kota Padang, namun juga dari berbagai daerah lain di Sumatera Barat misalnya Dharmasraya, Bukittinggi, Lima Puluh Kota, Agam serta dari provinsi lain termasuk Jakarta, Riau dan Jambi.

Jendrius mengatakan IKA UA merupakan pelopor dalam melaksanakan musyawarah besar organisasi alumni yang ada di lingkungan FISIP.

"Tentu saja kita berharap kegiatan ini juga dilaksanakan oleh alumni departemen lain yang ada di FISIP Unand," ujarnya.

Setelah seharian melaksanakan mubes, IKA UA memilih pengurus IKA UA periode 2025-2028 dengan eks Kepala Perwakilan Ombudsman Sumbar Yefri Heriani terpilih secara aklamasi.

Dalam sambutannya sebagai ketua IKA UA, Yefri mengajak semua elemen ikatan kekerabatan itu untuk berkontribusi terhadap organisasi sebab organisasi tidak akan dapat berjalan jika hanya digerakkan oleh ketua saja.

"Sehebat apapun ketua, ia tetap butuh dukungan dari anggota," tuturnya.

Perwakilan panitia dalam sesi penutup Firdaus menyampaikan optimismenya bahwa IKA UA akan berjalan lebih baik di bawah kepengurusan baru yang didukung oleh semua elemen organisasi.

"Dengan kepengurusan baru dan program kerja yang direkomendasikan oleh mubes, kita yakin dan percaya bahwa IKA akan semakin baik," ujar dia.



Pewarta:
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026