Hadiri kampanye akbar Prabowo di GBK, Caleg PBB alihkan dukungan ke PKS

id Andi Torang

Caleg PBB Kota Payakumbuh, Andi Torang hadir di stadion utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta dalam rangka kampanye akbar pasangan Capres dan Cawapres 02 pada Minggu (7/4). (ist)

Sejak tanggal 27 Januari setelah Yusril Ihza Mahendra menyatakan bergabung dengan 01 maka esok harinya, 28 Januari kami menyatakan mundur
Payakumbuh, (ANTARA) - Calon legislatif (caleg) DPRD Kota Payakumbuh dari Partai Bulan Bintang (PBB), Muhandi Andi Torang meminta kepada seluruh pendukungnya untuk tidak lagi memilih dirinya dan mengalihkan suara ke Caleg PKS dan partai koalisi 02 lainnya.

Muhandi Andi Torang juga hadir langsung di stadion utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta dalam rangka kampanye akbar pasangan Capres dan Cawapres 02 itu pada Minggu (7/4).

"Saya hadir di GBK sebagai simpatisan Capres dan Cawapres 02," kata Andi Torang di Payakumbuh, Senin.

Ia menyatakan konsisten mengikuti hasil Ijtimaulama yang sepakat mendukung pasangan calon presiden (Capres) Prabowo-Sandi,

Andi Torangmengatakan perbedaan sikap antara dirinya dengan DPP PBB yang memberikan dukungan terhadap Capres dan Cawapres 01 membuatnya mengambil keputusan untuk tidak lagi melanjutkan perjuangannya sebagai Caleg PBB.

"Sejak tanggal 27 Januari setelah YusrilIhzaMahendra menyatakan bergabung dengan 01 maka esok harinya, 28 Januari kami menyatakan mundur," kata Andi Torang.

Statusnya yang sudah ditetapkan sebagai Daftar Calon Tetap (DCT) PBB untuk Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kecamatan Payakumbuh Barat tidak lagi memungkinkannya untuk mundur sebagai caleg.

Namun demikian ia mengimbau seluruh pendukungnya untuk tidak lagi memilih dirinya dan mengalihkan suara ke Caleg PKS.

"Saya mengajak anak kemenakan beserta orang kampung saya untuk tidak memilih saya dan mengalihkan suara ke PKS dan partai koalisi lainnya," jelas Andi Torang.

Menurutnya apa yang ia lakukan cukup beralasan karena tujuan awalnya maju sebagai caleg adalah untuk memperjuangkan Islam melalui jalur politik.

"Saya bukan orang politik, tapi karena ada imbauan dari ulama, terutama UAS agar kita ikut berjuang di jalur politik, makanya saya maju sebagai Caleg dengan harapan bisa membantu memperjuangkan Agama Allah dan membuat Perda-Perdasyariah," kata dia. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar