Delapan ekor sapi di Pasaman sembuh dari PMK

id Pmk pasaman,Pasaman,Sumbar

Delapan ekor sapi di Pasaman sembuh dari PMK

Ternak sapi milik salah seorang warga di Kabupaten Pasaman tengah divaksin oleh petugas Dinas Pertanian setempat, Jumat(28/1/2025).ANTARA/Heri Sumarno

Lubuk Sikaping (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat mengatakan sebanyak 8 ekor sapi dari 10 ekor yang terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dinyatakan sembuh.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman, Prasetyo melalui Kabid Peternakan, drh. Maimunah di Lubuk Sikaping, Jumat mengatakan dua ekor lagi terpaksa dilakukan penyembelihan.

"Sebelumnya ditemukan 10 ekor Sapi terpapar virus PMK di milik warga di Nagari Tanjung Beringin Selatan, Kecamatan Lubuk Sikaping. Namun saat ini 8 ekor sudah sembuh dan 2 ekor lagi terpaksa dilakukan pemotongan paksa untuk memutus rantai penyebaran virus," terang drh. Maimunah.

Kabid Peternakan, drh. Maimunah mengatakan data terbaru ditemukan empat ekor Sapi terpapar virus PMK.

"Tiga ekor sapi di daerah Simpang Tonang, Kecamatan dua koto dan satu ekor di Padang Palak, Nagari Ladang Panjang, Kecamatan Tigo Nagari," tambahnya.

Untuk empat ekor sapi ini kata dia sudah dilakukan pengawasan yang ketat agar tidak meluas ke sapi yang lain.

"Petugas sudah edukasi pemilik sapi dan dilakukan penanganan agar penyebarannya tidak meluas," katanya.

Pihaknya juga terus berupaya menggencarkan vaksinasi dan perawatan intensif terhadap sapi dalam mangantisipasi penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) didaerah tersebut.

Dinas Pertanian Kabupaten Pasaman saat ini sudah menyediakan 700 dosis vaksin untuk Sapi.

"Sampai saat ini per tanggal 31 Januari 2025 sudah 50 dosis kita gunakan untuk vaksinasi Sapi di Pasaman. Dalam bulan Februari ini kita targetkan bisa memvaksin 700 ekor sapi untuk mencegah penyebaran wabah PMK di Kabupaten Pasaman. Kita juga sudah berkoordinasi dengan Pemprov Sumbar jika dosis vaksin ini kurang agar ditambah," terang drh. Maimunah.

Saat ini kata dia jumlah populasi Sapi potong yang beresiko terpapar virus PMK di Kabupaten Pasaman sebanyak 5.472 ekor. Kerbau 1.443 ekor, Kambing 6.632 ekor, Domba 117 ekor dan Babi 90 ekor.

Dinas Pertanian sudah memerintahkan kepada seluruh jajaran dokter hewan didaerah agar turun tangan memantau ternak sapi yang ada untuk dilakukan penanganan.