KPU Padang Pariaman perkuat pemanfaatan media sosial tingkatkan literasi pemilih

id KPU Padang Pariaman,Pemilu 2024,Berita Padang Pariaman

KPU Padang Pariaman perkuat pemanfaatan media sosial tingkatkan literasi pemilih

Ketua KPU Padang Pariaman, Sumbar Zulnaidi memberikan sambutan pada Workshop Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih pada Pemilu 2024. ANTARA/Aadiaat M. S. 

Parik Malintang (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat sedang memperkuat pemanfaatan media sosial untuk meningkatkan literasi pemilih dan sosialisasi pemilihan umum (Pemilu) khususnya kepada generasi muda guna mendongkrak partisipasi pemilih di daerah itu.

"Sekarang merupakan era digital, sekitar 70 sampai 80 persen penduduk Indonesia aktif di media sosial yang sebagian besar didominasi oleh generasi muda," kata Ketua KPU Padang Pariaman Zulnaidi di Parik Malintang, Sabtu.

Oleh karena itu, lanjutnya pihaknya melaksanakan lokakarya bersama penggiat media sosial yang ada di daerah itu pada Kamis sampai Jumat (10-11/11) untuk menyusun strategi agar literasi pemilih dan sosialisasi Pemilu dapat dijalankan dengan maksimal pada 2023.

Ia mengatakan hal tersebut merupakan tindak lanjut dari evaluasi pelaksanaan Pemilu 2019 dan 2020 karena banyak upaya yang dilakukan namun ternyata belum mampu meningkatkan partisipasi pemilih secara signifikan.

"Pada waktu itu kami sudah melaksanakan berbagai macam strategi untuk meningkatkan partisipasi pemilih namun hasilnya belum maksimal, hanya mampu meningkatkan partisipasi 5 persen," katanya.

Ia menyampaikan pemanfaatan media sosial tersebut merupakan salah satu cara pihaknya untuk memberikan literasi pemilih dan sosialisasi Pemilu kepada masyarakat khususnya generasi muda di daerah itu.

Adapun langkah lainnya yaitu mendatangi perguruan tinggi dan pesantren, serta menjadi pembina upacara di SMA sederajat di daerah itu dan mengisi program Kultum setiap Jumat serta membentuk duta demokrasi.

"Bahkan kami juga membina pelaksanaan pemilihan ketua osis di SMA sederajat di Padang Pariaman," katanya.

Literasi pemilih terhadap generasi muda diperlukan agar kelompok masyarakat tersebut peduli dengan demokrasi dan Pemilu yang dilaksanakan sehingga mau datang ke tempat pemungutan suara untuk memberikan hak suaranya.

Jumlah pemilih di Padang Pariaman berdasarkan data pemilih berkelanjutan per Oktober mencapai 309.365 orang. Dari Jumlah tersebut yang berusia 17 sampai 20 tahun mencapai 12.562 orang dan usia 21 sampai 30 tahun berjumlah 54.361 orang.

Pewarta :
Editor: Maswandi
COPYRIGHT © ANTARA 2022