Xavi: Barcelona masih sakit hati pada Griezmann

id Xavi Hernandez,Barcelona,Antoine Griezmann,Atletico Madrid

Pemain Atletico Madrid Antoine Griezmann . REUTERS/Heino Kalis (REUTERS/HEINO KALIS)

Jakarta (ANTARA) - Xavi mendesak agar petinggi-petinggi Barcelona harus berbicara dengan para pemain sebelum setuju untuk mendatangkan Antoine Griezmann.

Keputusan Antoine Griezmann untuk menolak pindah ke Barcelona tahun lalu telah "menyakiti" klub Katalunya tersebut, menurut gelandang legendaris Spanyol itu.

Griezmann sangat dikaitkan untuk pindah ke Barca pada musim 2017-18, tetapi ia akhirnya mengumumkan bertahan di Atletico Madrid dalam sebuah acara dokumenter televisi.

Namun, setelah Barcelona berhasil mempertahankan mahkota La Liga mereka, penyerang asal Prancis itu mengonfirmasi niatnya untuk meninggalkan klub Madrid tersebut yang sudah dibelanya selama lima tahun.

Barca kembali dilaporkan sebagai yang terdepan untuk mendapatkan tanda tangannya, meski pelatih Ernesto Valverde menolak untuk membahas bagaimana Griezmann masuk dalam rencananya di lini depan bersama Lionel Messi dan Luis Suarez.

Xavi mengisyaratkan bahwa masih ada perasaan sakit hati yang tersisa di Camp Nou setelah penolakan Griezmann pada musim lalu.

"Saya mengerti, menyakitkan apa yang ia lakukan musim panas lalu," kata Xavi kepada beIN Sports, Rabu.

"Bila alasan penolakan dari para pemain Barcelona hanya masalah sepak bola, saya akan berbicara dengan para pemain untuk membuat mereka sadar bahwa ia pemain yang bisa menjadi pembeda."

"Namun, kita harus lihat, siapa yang mendatangkannya? Direktur olahraga? Valverde? Presiden? Bila saya datang ke Barcelona saya akan bertanya siapa yang mendatangkan saya, dan bila ruang ganti tidak setuju dengan mereka, saya akan berbicara dengan mereka, tetapi pada akhirnya saya yang memutuskan untuk pindah."

"Bila pelatih tidak menginginkannya. Kita punya masalah besar," tambahnya.

Barcelona telah menegaskan tetap mendukung Valverde meski tersingkir dengan memalukan di Liga Champions, dengan Xavi mengungkapkan ambisinya untuk melatih klub Katalunya itu suatu hari nanti.

"Bila suatu hari saya kembali ke Barcelona itu semua merupakan konsekuensi dari pencapaian saya."

"Semua orang ingin berada di tim besar. Akan lebih nyaman untuk melatih klub divisi dua, tetapi saya kompetitif dan saya suka tantangan besar."
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar