Pariwisata - KEK Bukit Ameh kawasan wisata bahari Mandeh masuk tahap konsultasi publik

id kawasan mandeh

Kawasan Mandeh di Kabupaten Pesisir Selatan. (Antara)

Painan, (Antaranews Sumbar) - Recana pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bukit Ameh, Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, sudah masuk tahap konsultasi publik.

"Konsultasi publik dilaksanakan kemarin, Rabu (17/10) melibatkan 150 warga yang menetap di sekitar lokasi rencana pengembangan KEK," kata Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Gunawan di Painan, Kamis.

Ia menambahkan, tahapan konsultasi publik penting dengan harapan segala bentuk aspirasi masyarakat tertampung dan akan dijadikan sebagai salah satu patokan dalam pengembangan KEK ke depan.

Selain masyarakat dan pejabat kabupaten, juga hadir Asisten Deputi Insfrastruktur Pelayaran, Perikanan, dan Pariwisata, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Rahman Hidayat.

Ia menyebut kegiatan tersebut telah diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 17 tahun 2012 Tentang Pedoman Keterlibatan Masyarakat Dalam Proses Amdal dan Izin Lingkungan.

KWBT Mandeh merupakan salah satu objek wisata bahari andalan Kabupaten Pesisir Selatan selain Pantai Carocok Painan, di lokasi wisatawan bisa menikmati perairan teluk yang tenang, pulau berpasir putih yang indah, dan lainnya.

Kawasan ini semakin populer setelah kedatangan Presiden Jokowi ke kawasan itu pada 2015, sebelumnya hanya dikenal oleh wisatawan lokal saja.

Bupati setempat, Hendrajoni mengemukakan Mandeh telah menjadi ikon pariwisata Sumatera Barat.

Di lokasi itu juga terdapat beberapa pulau di antaranya Pulau Bintagor dengan luas 37 hektare, Pulau Pagang 32 hektare, Pulau Ular satu hektare, Pulau Marak 256 hektare.

Selanjutnya Pulau Cubadak 705 hektare, Pulau Taraju tiga hektare, Pulau Setan satu hektare, Pulau Sironjong Kaciak tiga hektare, dan Pulau Sironjong Gadang 25 hektare dan beberapa pulau kecil lainnya.

Untuk berkunjung ke pulau-pulau itu wisatawan bisa menyewa kapal wisata milik masyarakat setempat, sewa kapal bervariasi mulai dari Rp650 ribu hingga Rp1,5 juta, tergantung banyaknya penumpang. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar