Jelang lebaran, Pemkab Solok serahkan bonus kepada 111 atlet dan delapan pelatih

id Bonus Porprov,KONI Solok,Gusmal

Bupati Solok, Gusmal menyerahkan bonus kepada atlet berprestasi (ANTARA SUMBAR/Tri Asmaini)

Arosuka, (Antaranews Sumbar) - Pemkab Solok dan KONI setempat memberikan bonus dan uang pembinaan kepada 111 atlet dan delapan pelatih yang meraih medali pada Porprov 2016 dengan total Rp96 juta yang diserahkan oleh Bupati Solok, Gusmal di Arosuka, Kamis.

Ketua KONI Kbupaten Solok, Rudi Cader Horizon di Arosuka, Kamis menyebutkan, pemberian bonus ini merupakan tambahan dari bonus yang telah diterima usai porprov 2016.

Dengan tambahan masing-masing untuk peraih medali emas memperoleh bonus Rp10 juta, medali perak Rp3,5 juta dan perunggu sebesar Rp2 juta.

"Ini merupakan komitmen kami kepada para atlet dan pelatih, agar lelah perjuangan mereka pada porprov lalu terbayarkan," katanya.

Selain bonus, para atlet dan pelatih penyumbang medali ini juga menerima uang pembinaan bulanan yang diterima dari bulan Januari sampai Juni 2018.

"Kami satu-satunya daerah yang memberikan uang pembinaan bulanan kepada para atlet dan pelatih. Karena dana hibah KONI baru cair, makanya untuk tahun ini baru bisa kita bayarkan sekarang," ujarnya.

Rudi mengaku optimistis jika pada gelaran Porprov di Padang Pariaman di akhir tahun nanti, Solok akan mampu menggapai prestasi lebih dari tahun lalu yang hanya bertahan di peringkat 7.

"Melihat semangat pembinaan di masing-masing cabang olahraga, kami optimistis hal ini akan terwujud. Tentunya tak akan lepas dari dukungan pemkab Solok, DPRD dan semua insan olahraga di daerah ini," ujarnya.

Pemberian bonus tambahan dan uang pembinaan tersebut juga mendapat apresiasi dari Anggota DPD RI Nofi Candra, menurutnya olahraga merupakan bagian penting dari pembangunan suatu daerah. Karena pembinaan olahraga harus sejalan dengan pelaksanaan pembangunan sektor lainnya.

"Negara yang prestasi olahraganya bagus, biasanya ekonomi masyarakatnya juga berkembang baik. Jadikan ini sebagai motivasi bagi semua insan olahraga di daerah ini untuk berprestasi lebih baik lagi pada masa mendatang," katanya.

Sementara itu, Bupati Solok Gusmal, mengatakan kondisi keuangan daerah yang sulit, membuat pembagian bonus tambahan bagi para atlet berprestasi berkali-kali terlambat.

Lanjutnya, pembayaran bonus ini sudah dibayarkan tahun lalu, namun banyaknya pembiayaan yang lebih prinsip sehingga baru bisa dibayarkan dengan anggaran 2018 ini.

"Kita berharap pemahaman semua pihak terhadap kondisi keuangan daerah yang terbatas. Saya minta ketua Koni menjalin komunikasi intensif dengan ketua dan anggota DPRD kabupaten Solok. Karena tanpa adanya perhatian dari DPRD anggaran yang ada akan sulit diwujudkan," ujarnya.

Bupati berharap target yang telah ditetapkan dapat tercapai. Selagi semua pelaku olahraga di daerah itu bisa menjaga konsistensi dan komitmen untuk kemajuan olahraga daerah itu.

"Jangan dengarkan iming-iming daerah lain. Karena daerah ini memegang komitmen untuk pembinaan berkelanjutan. Kita juga mampu memberi bonus seperti daerah lain," ujarnya.

Pembayaran bonus dan uang pembinaan itu praktis mendapat respon positif dari para atlet.

"Terima kasih KONI dan Pak Bupati, apalagi sebentar lagi mau lebaran, ini sangat berarti bagi kami. Semoga ke depan kami bisa mengangkat prestasi Solok ke tingkat yang lebih tinggi," kata salah seorang atlet Wushu, Jean Retno Purnomo. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar