Seorang tewas, satu patah tulang karena tabrakan beruntun tiga mobil dan satu motor di Baso

id berita bukittinggi,berita sumbar,laka

Seorang tewas, satu patah tulang karena tabrakan beruntun tiga mobil dan satu motor di Baso

Mobil terlibat kecelakaan beruntun di jalan Bukittinggi-Payakumbuh. (Antarasumbar/Al Fatah)

Kejadian pada pukul 11.00 WIB,  di Jalan Raya Bukittinggi - Payakumbuh Km 18,
Bukittinggi (ANTARA) - Kecelakaan berupa tabrakan beruntun kembali terjadi di daerah Labuah Luruih, Padang Tarok, Kecamatan Baso, empat kendaraan saling bertabrakan yang mengakibatkan seorang penumpang sepeda motor tewas.

"Kejadian pada pukul 11.00 WIB, di Jalan Raya Bukittinggi - Payakumbuh Km 18, tepatnya di Jorong Mancuang Nagari Padang Tarok, Baso," kata Kasatlantas Polres Bukittinggi, AKP Ghanda Novidiningrat di Bukittinggi, Kamis.

Ia menjelaskan, kecelakaan itu melibatkan satu unit mobil jenis Kijang Innova B 1550 PKV, satu unit mobil jenis Avanza BM 1361 ED, satu unit sepeda motor jenis Scoopy BA 4081 MX dan satu unit Bus Penumpang merek Tintin BA 7511 MU.

"Informasi sementara, Kijang Innova ditabrak dari belakang oleh Avanza dan berikutnya oleh sepeda motor, ketiganya dari arah yang sama yaitu dari Payakumbuh menuju Bukittinggi," kata Kasatlantas.

Ia mengatakan, tabrakan beruntun dari ketiga kendaraan tadi membuat sepeda motor yang dikendarai korban atas nama Muhammad Toha (32) dan ditumpangi oleh korban atas nama Surya Anwar terpelanting ke arah kanan.

Motor terlibat kecelakaan beruntun di jalan Bukittinggi-Payakumbuh. (Antarasumbar/Al Fatah)


"Malangnya, saat terpental itulah dari arah berlawanan Bus Penumpang Tintin datang dan tidak bisa mengelak hingga menabrak kedua korban," kata Kasatlantas.

Akibatnya, Muhammad Toha mengalami luka dan patah tulang, sedangkan korban Surya Anwar meninggal di TKP.

Kepolisian Polres Bukittinggi langsung mendatangi TKP dan mengamankan seluruh kendaraan dan pengemudinya untuk dimintai keterangan.

Tampak seluruh kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun ini mengalami kerusakan masing-masing.

Kejadian ini membuat buncah warga sekitar dan sempat menjadikan arus lalu lintas menjadi macet.

Kasatlantas menambahkan imbauannya agar pengguna jalan di Jalur Bukittinggi-Payakumbuh untuk selalu berhati-hati dan mewaspadai kendaraan di sekitarnya.

"Apalagi di ruas jalan yang sepi, lurus dan lapang ini, kecelakaan bisa saja terjadi, jangan terpancing untuk menambah kecepatan di saat beriringan dengan kendaraan lain, selalu waspada," kata dia.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021