Besok, ratusan warga Pasaman Barat jalani tes usap akibat kontak dengan pasien positif

id Pasaman Barat, Padang, Sumbar

Besok, ratusan warga Pasaman Barat jalani tes usap akibat kontak dengan pasien positif

Untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 Pemkab Pasaman Barat menggelar tes usap atau swab test pada Sabtu (8/8) lalu dan Senin (10/8) besok direncanakan sekitar 218 akan menjalani tes usap. (ANTARA/ Altas)

Simpang Empat, (ANTARA) - Sebanyak 218 orang warga Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) akan menjalani tes usap atau swap test Corona Virus Disease (COVID-19) pada Senin (10/8) pagi.

"Benar, data sementara yang masuk hingga Minggu (9/8) malam sekitar 128 orang akan menjalani tes usap di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan 89 orang di Puskesmas Sungai Aur. Totalnya berjumlah 218 orang," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Percepatan COVID-19 Gina Alecia di Simpang Empat, Minggu.

Ia mengatakan 218 orang itu merupakan hasil pelacakan atau tracing tim Gugus Tugas COVID-19 orang yang pernah kontak dengan pasien positif SP (30) dan CBR (25).

Selain itu juga ada warga yang melapor ingin di tes usap karena merasa pernah kontak dengan pasien.

"Hingga Minggu malam jumlahnya 218 orang. Kemungkinan bisa bertambah," katanya.

Menurutnya pelaksanaan tes usap akan dilaksanakan di dua tempat yakni di Bappeda Simpang Empat dan Puskesmas Sungai Aur.

"Kenapa di Sungai Aur, karena pasien pernah menghadiri pesta pernikahan sehingga diduga banyak masyatakat yang kontak dengan pasien," sebutnya.

Terhadap tes usap 111 orang yang dilaksanakan pada Sabtu (8/8) hasilnya belum keluar dari Laboratorium Unand Padang.

"Kita masih menunggu hasilnya. Mudah-mudahan dapat cepat diketahui," harapnya.

Sedangkan kedua pasien SP (30) CBR (25) saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Pasaman Barat. Kondisinya baik dengan pengawasan tim kesehatan.

Tes usap itu dilakukan pascadua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) positif COVID-19 itu merupakan pasangan suami istri SP (30) dan CBR (25) yang bertugas di Sekretariat Daerah Pemkab Pasaman Barat dan Bappeda Pasaman Barat.

Kedua suami istri itu merupakan pelaku perjalanan. Mereka melakukan perjalanan dari Lhokseumawe Aceh menuju Medan Sumatera Utara menggunakan bus pada tanggal 2 Agustus 2020. Kemudian dari Medan ke Kota Padang menggunakan pesawat.

Kedua suami istri itu diketahui positif COVID-19 setelah keluarnya hasil swab dari Laboratorium Unand Padang pada Jumat (7/8).

Ia mengimbau kepada warga agar tetap ikuti aturan pemerintah dalam demi keselamatan bersama.

"Mari rajin cuci tangan dengan sabun , selalu memakai masker dan jaga jarak. Semoga kita semua dapat terhindar dari COVID-19," katanya.

Pewarta :
Editor: Mario Sofia Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar