COVID-19, penyembelihan kurban di Agam prediksi berkurang 2.577 ekor

id hewan kurban,penyembelihan hewan kurban,idul adha

COVID-19, penyembelihan kurban di Agam prediksi berkurang 2.577 ekor

Pedagang sapi untuk hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha (ANTARA)

Lubukbasung, (ANTARA) - Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Sumatera Barat memprediksi jumlah penyembelihan hewan kurban berkurang dari 5.557 menjadi 3.000 ekor pada Idul Adha 1441 Hijriyah akibat dampak ekonomi masyarakat karena COVID-19.

"Seluruh ekonomi masyarakat terdampak dengan adanya COVID-19, sehingga penyembelihan hewan kurban akan berkurang dibandingkan tahun sebelumnya," kata Kepala Dinas Pertanian Agam, Arief Restu di Lubukbasung, Jumat.

Ia menambahkan untuk penyelenggaraan penyembelihan hewan kurban akan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

Namun pihaknya sedang menyusun protokol kesehatan saat pemotongan, transaksi di pasar ternak dan lainnya.

"Kita bakal melakukan rapat untuk membahas ini dan apabila sudah disepakati, maka akan kita sosialisasikan ke pedagang dan pengurus masjid," tambahnya.

Dinas Pertanian Agam bakal membentuk tim pemeriksaan kesehatan hewan kurban. Pemeriksaan itu dilakukan pada bagian luar menjelang penyembelihan dan bagian dalam terkait penyakit cacing hati.

Saat pemeriksaan tim menemukan hewan kurban yang belum mencukupi usia, masih ada sapi betina produktif dan sapi betina yang akan disembelih dalam keadaan bunting.

Namun petugas meminta panitia kurban untuk mengganti dengan sapi lain dalam rangka pengendalian penyembelihan hewan ternak produktif.

Penyembelihan ternak produktif melanggar Undang-undang No 41 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 18 Tahun 2009 tentang peternakan dan kesehatan hewan dengan ancaman hukuman satu sampai tiga tahun penjara.

"Ini untuk melindungi agar sapi dan kerbau produktif tidak disembelih," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar