387 murid SDITdi Solok Selatan tidak bisa ujian karena banjir

id banjir solok selatan,berita solok selatan,solok selatan terkini,berita sumbar

387 murid SDITdi Solok Selatan tidak bisa ujian karena banjir

Sejumlah pelajar berdiri di halaman sekolah yang tergenang banjir, Jumat (13/12). (ist)

Padang Aro, (ANTARA) - Sebanyak 387 murid Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Muaralabuh, Kabupaten Solok Selatan, SumateraBarat hari ini tidak bisa mengikuti ujian, karena sekolah mereka terendam banjir.

"Akses jalan menuju sekolah juga tergenang air sehingga sulit dijangkau," kata Kepala Bagian Humas Solok Selatan, Firdaus Firman di Padang Aro, Jumat.

Saat ini katanya, tim dari BNPB sedang menuju Pasar Muaralabuh dan sudah lewat surian.

Baca juga: Sembilan rumah hanyut dan roboh akibat banjir yang melanda Solok Selatan

Sementara itu Camat Sungai Pagu Rolli Almar mengatakan, di kecamatan itu banjir hampir merata dan daerah yang biasanya tidak terkena banjir sekarang juga terendam.

"Hampir semua sungai meluap dan merendam rumah warga di Sungai Pagu," ujarnya.

Dia menyebutkan, sungai yang meluap dan merendam rumah warga yaitu Batang Bangko, Batang Suliti dan Anak Lolo.

"Sekarang kami sedang melakukan pendataan di lapangan," ujarnya.

Saat ini air belum surut dan warga masih bertahan di rumah masing-masing menunggu air surut.

Camat Koto Parik Gadang DiatehSyahrul Munir, saat dihubungi menyebut enam rumah warga yang hanyut berada di Nagari Balun karena dihantam arus Sungai Batang Suliti.

Baca juga: Ratusan siswa tidak bisa laksanakan ujian akibat banjir di Sungai Pagu

Kuatnya arus karena peningkatan debit air juga menyebabkan 300 meter jalan alternatif di Kandang Banih retak. Kerusakan jalan ini mengakibatkan akses warga Sungai Pangkua terganggu.

Hantaman arus Sungai Batang Suliti juga menyebabkan satu rumah warga di Sungai Ipuah rusak.

"Penghuni rumah saat ini telah mengungsi ke rumah sanak keluarga," sebutnya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar