Padang Panjang sosialisasikan pengembangan kota layak anak

id Kota Layak Anak

Wakil Wali Kota Padang Panjang, Asrul membuka sosialisasi pengembangan kota layak anak di Padang Panjang, Senin(11/3). (Diskominfo Padang Panjang)

Padang Panjang (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, menyosialisasikan pengembangan kota layak anak (KLA) kepada sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha agar ketiganya dapat bersinergi mewujudkan program tersebut.

"Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) telah merancang sistem dan strategi untuk memenuhi hak anak. Hal ini mesti ditindaklanjuti di daerah agar rancangan ini terlaksana," kata Wakil Wali Kota Padang Panjang, Asrul ketika membuka sosialisasi tersebut di Padang Panjang, Senin.

Di samping sosialisasi pengembangan KLA, juga dikenalkan Training of Trainer (TOT) sumber daya manusia pencegahan, pelayanan dan pendampingan korban kekerasan terhadap anak.

Ia menerangkan hak anak menjadi perhatian serius karena banyak peristiwa atau masalah melibatkan anak seperti perdagangan anak, pelecehan, kekerasan hingga pembunuhan.

Sinergi pemerintah, masyarakat dan dunia usaha diperlukan agar sama-sama bisa memberikan perhatian pada anak berupa kebijakan atau kegiatan yang melibatkan anak dalam aktivitas positif dan menyenangkan.

"Usai sosialisasi ini, kami harap peserta yang hadir bisa lahirkan program atau kegiatan yang berorientasi pada pemenuhan hak anak," ujarnya.

Sekretaris Dinas Sosial PPKBP3A, Netty Kerawati menambahkan di samping membangun kerja sama pemerintah, masyarakat dan dunia usaha dalam mewujudkan KLA, sosialisasi juga bertujuan memperkuat peran masing-masing dalam memenuhi hak anak.

"Penguatan peran itu berupa kemampuan mendidik anak, langkah pencegahan , deteksi dini, bagaimana cara mendampingi anak korban kekerasan, dan lainnya" katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar