Selama libur lebaran, Dinas Kesehatan Pasaman Barat jamin layanan kesehatan

id Pelayanan Kesehatan Lebaran,Pelayanan Kesehatan di Pasaman Barat

Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat, Haryunidra (dua dari kanan) bersama perawat Puskesmas Ujung Gading siap memberikan pelayanan kesehatan selama Idul Fitri 1439 Hijriah. (ANTARA SUMBAR/Altas Maulana)

Simpang Empat, (Antaranews Sumbar) - Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), menjamin pelayanan kesehatan masyarakat tidak akan terganggu selama Idul Fitri 1439 Hijriah.

Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat, Haryunidra di Simpang Empat, Selasa mengatakan, pihaknya sudah mengintruksikan seluruh Puskesmas dan rumah sakit untuk siaga 24 jam.

"Sudah kita tinjau kesiapan Puskesmas yang ada terutama Puskesmas yang berada di jalur mudik dan pusat keramaian seperti objek wisata," katanya.

Ia mengatakan pihaknya menyiapkan Puskesmas sebagai antisipasiai terjadi lonjakan pasien dan kecelakaan lalu-lintas selama arus mudik dan arus balik lebaran.

Menurutnya dari 20 Puskesmas yang ada di Pasaman Barat, 15 diantaranya memiliki ruangan rawatan yang bisa digunakan setiap saat.

Sebelum pasien di rujuk ke rumah sakit bahkan di Puskesmas tersebut juga menyediakan ambulance yang bisa dipakai kapan saja.

Pihaknya juga sudah membuat edaran dan melakukan inspeksi mendadak melihat kesiapan Puskesmas yang ada. Salah satunya adalah kesiapan personil, armada dan obat-obatan agar saat terjadi sesuatu pasien bisa diberikan pertolongan segera.

"Dari hasil sidak tersebut mereka menjamin layanan kesehatan masyarakat tidak akan terganggu selama lebaran mendatang. Tenaga medis dan para medis akan disiagakan secara bergantian di posko atau puskesmas masing-masing," katanya.

Ia menjelaskan jhusus dijalur mudik, sejumlah Puskesmas juga mendirikan posko kesehatan dengan bergabung bersama sejumlah instansi terkait untuk melayani pemudik selama 24 jam.

Pemudik juga bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis di sejumlah posko kesehatan mudik.

Ia juga mengimbau masyarakat merayakan lebaran dengan sederhana dan tidak memakan sesuatu yang berlebihan. Sebab saat lebaran rawan terjadinya keracunan. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar