Pemkot siapkan Gunung Padang sebagai destinasi wisata utama libur lebaran

id Medi Iswandi

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Medi iswandi. (Antara sumbar/Novia Harlina)

Padang, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kota Padang, Sumbar menyiapkan Kawasan Wisata Terpadu Gunung Padang yang membentang sepanjang pesisir pantai kota tersebut sebagai destinasi wisata utama libur Lebaran 1439 Hijriah.

Dengan total area 550 hektare, Gunung Padang, Kawasan Muaro, Pantai Air Manis, Pantai Cimpago dan Muaro Lasak diprediksi menjadi pusat keramaian wisatawan saat libur Lebaran, kata Kepala Dinas Pariwsata dan Kebudayaan Padang Medi Iswandi di Padang, Rabu.

Dia menyebutkan Pantai Cimpago dengan Monumen Indian Ocean Rims Association (IORA) dan Danau Cimpago.

Di lokasi tersebut selain dapat menikmati pemandangan pantai, wisatawan juga dapat melakukan swafoto di sekitar bendera negara peserta IORA yang dilaksanakan 2015 di Padang tersebut.

Di samping itu di sekitar pantai terdapat permainan seperti skuter, mobil-mobilan untuk anak serta sajian kuliner khas pantai Padang.

Di samping Pantai Cimpago, Pantai Muaro Lasak diprediksi menjadi pusat keramaian tepatnya di depan Monumen Merpati Perdamaian.

Pada tahun lalu, pada kedua kawasan tersebut lebih 10.000 wisatawan berkunjung per harinya saat libur lebaran.

Kawasan Bukit Gunung Padang, Jembatan Siti Nurbaya dan Kawasan Muaro diprediksi juga menjadi pusat keramaian pada libur lebaran mendatang.

Di sekitar Gunung Padang sejak akhir tahun lalu telah dipasang "tagline" atau papan nama yang menelan biaya Rp6,3 miliar.

Ini dimaksudkan untuk menarik minat pengunjung untuk bertualang ke bukit Gunung Padang, dengan menaiki bukit melalui tangga yang disiapkan hingga berjenjang.

Pemerintah daerah juga menawarkan destinasi berkeliling kota tua Padang, dan Taman Siti Nurbaya.

Destinasi lain yang ditawarkan yakni Pantai Air Manis yang sejak tahun lalu telah dibuka jalur melalui Bukit Gado-Gado.

Sekitar Pantai Air Manis wisatawan disuguhi permainan motor ATV berkeliling pantai pasir putih, melihat penangkaran penyu, Batu Malin Kundang serta wisata ke Pulau Pisang.

Sejak adanya renovasi tersebut peningkatan pengunjung ke Air Manis mencapai 300 persen, seperti libur Januari lalu, yang biasa PAD mencapai Rp10 juta per pekan, pada libur semester lalu mencapai Rp40 juta per pekan.

Hal ini diprediksi meningkat pada libur Lebaran dan menjadi andalan Padang meraup banyak wisatawan tahun ini.

Guna mendukung peningkatan wisatawan tersebut beberapa sarana prasarana telah diperkuat semenjak usai Idul Fitri tahun lalu antara lain penambahan pedestrian yang menghubungkan pantai Cimpago ke Muaro Lasak.

Kemudian saat ini tengah mengebut pengerjaan Masjid di tepi pantai yang menelan dana Rp7 miliar, relokasi pedagang ke gedung pusat jajanan serba ada (pujasera) yang mendapat bantuan Rp150 juta tahun ini.

Selain itu kami tengah mengupayakan penguatan transportasi memudahkan wisatawan mengelilingi kawasan wisata terpadu tersebut, salah satunya bus keliling wisata.

Di luar daratan Kawasan Wisata Gunung Padang, dia juga memprediksi kunjungan wisatawan terpusat di Pantai sekitar Kecamatan Bungus Teluk Kabung, beberapa pulau seperti Pasumpahan Sikuai, Sirandah, Sironjong, Pisang Ketek, Pisang Gandak, pantai Pasir Jambak, dan beberapa pemandian dan arena permainan.

Untuk libur lebaran kali ini yang direncanakan lebih panjang dari tahun sebelumnya menjadi andalan Padang meraih banyak wisatawan sebagaimana tahun lalu meraih 3,5 juta orang wisatawan dalam negeri dalam satu tahun serta 55.000 wisatawan mancanegara.

Hal lain yang menjadi penguatan yakni antisipasi pemalakan di sekitar kawasan, pembersihan sampah saat cuaca hujan dan penguatan peran serta kelompok sadar wisata. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar