Tim gabungan TNI-Polri Pasaman Barat gelar patroli antisipasi teror

id patroli

Tim gabungan personil TNI-Polri (Polsek Pasaman) Polres Pasaman Barat saat menggelar patroli terkait maraknya aksi teror. (Antara Sumbar/Altas Maulana)

Kami menilai wilayah pusat Ibu Kota Kabupaten Pasaman Barat masih aman dan kondusif. Masyarakat diimbau tetap waspada
Simpang Empat, (Antaranews Sumbar) - Tim gabungan TNI-Polri melakukan patroli bersama dengan persenjataan lengkap sebagai upaya mengantisipasi teror di provinsi lain terjadi di daerah itu.

"Patroli dilakukan di sekitar objek vital dan pusat keramaian yang berada di Pasaman Barat. Patroli tersebut diharapkan bisa memberikan rasa aman bagi masyarakat," kata Kepala Polisi Sektor Pasaman, AKP Muzhendra di Simpang Empat, Kamis.

Ia mengatakan pihaknya terus meningkatkan pengamanan dan patroli pascaaksi teror dan ledakan bom di sejumlah titik di Kota Surabaya beberapa waktu lalu.

Sehingga jajaran TNI dan Polri di Pasaman Barat memperketat pengamanan dan pengawasan di wilayah hukumnya.

Pihaknya akan terus melakukan patroli hingga kondisi dan situasi aman. Bahkan patroli itu juga dilaksanakan di sejumlah daerah dan polsek yang ada di Pasaman Barat.

Sebab, dikhawatirkan di daerah kecamatan atau kabupaten juga tidak menutup berkemungkinan munculnya ancaman teroris atau penyebaran paham radikal.

"Hari ini kami dari Polsek Pasaman dan Koramil 02 Simpang Empat patroli di sejumlah objek vital yang ada. Terutama keramaian, BANK, PLN, atau jalan-jalan utama," ujarnya.

Ia menyebutkan hingga saat uni berdasarkan laporan dan pantauan dari petugas, kondisi dan stabilitas keamanan masyarakat di wilayah hukum Polsek Pasaman dan Koramil 02 Simpang Empat masih kondusif.

Belum ada laporan atau kegiatan yang mencurigakan yang terpantau oleh petugas.

"Kami menilai wilayah pusat Ibu Kota Kabupaten Pasaman Barat masih aman dan kondusif. Masyarakat diimbau tetap waspada," ajaknya.

Saat patroli, sejumlah personil polisi dari Polsek Pasaman terlihat menggunakan peralatan dan senjata lengkap.

Hal itu dilakukan guna menciptkan rasa aman bagi masyarakat Pasaman Barat yang berkativitas baik di sekitar keramaian atau rumah ibadah lainnya.

"Kami menghimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh infomasi yang tidak benar. Jika melihat atau mencurigai ada kejanggalan segera laporkan kepada pihak keamanan atau pejabat setempat, agar bisa segera ditindaklanjuti," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar