465 Kios untuk Pedagang Pasar Ateh Telah Dibangun

id Kios Pasar Ateh

Deretan kios penampungan Pasar Ateh yang telah selesai di bangun. Tampak pekerja masih bekerja melanjutkan pembangunan penampungan tersebut, Rabu(17/1). (ANTARA SUMBAR/ Ira Febrianti)

Bukittinggi, (Antaranews Sumbar) - Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumbar telah merampung pembangunan 465 unit kios bagi pedagang terdampak kebakaran pertokoan Pasar Ateh daerah itu dari kebutuhan 763 kios .

"Kebutuhan 763 kios dan baru selesai 465 kios. Sisanya 298 unit masih akan dilanjutkan hingga ditargetkan selesai Maret 2018," kata Wali Kota setempat, M Ramlan Nurmatias di Bukittinggi, Rabu (17/1)

Pemerintah setempat masih memerlukan bantuan dana untuk pembangunan kebutuhan kios yang tersisa dan sekiranya tidak mendapatkan bantuan dana tanggungjawab sosial perusahaan (CSR) yang beroperasi di daerah itu maka akan menggunakan dana dari APBD.

"Jika demikian akhir Januari 2018 akan ditender lagi untuk melanjutkan pembangunan 298 kios penampungan dan setidaknya Maret 2018 bisa ditempati," ujarnya.

Untuk pengisian kios penampungan tersebut, ia mengatakan pemkot hanya akan melayani pedagang yang memiliki kartu kuning saja sebagai tanda pedagang yang bersangkutan sebelumnya berdagang di pertokoan Pasar Ateh.

"Silakan pedagang bawa kartu kuning ke Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan untuk mendaftarkan diri. Yang dilayani hanya pemegang kartu saja," katanya.

Sementara untuk penempatan pedagang, penempatan akan dikelompokkan sesuai jenis dagangan yang dijual seperti pedagang pakaian, bordir kerancang, cenderamata dan lainnya.

Setelah pertokoan Pasar Ateh terbakar pada 30 Oktober 2017, bangunan itu dinyatakan tidak lagi layak digunakan sehingga harus dibangun baru.

Meski demikian sejumlah pedagang masih tampak menggunakan bagian luar bangunan pertokoan itu sebagai tempat berdagang sementara menanti kios penampungan selesai dibangun seluruhnya. (*)



Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar