Lokasi Grand Finish, Bukittinggi Gelontorkan Rp1,6 Miliar untuk Meriahkan TdS 2017

Pewarta : id TDS BUKITTINGGI

Wali Kota Bukittinggi, M Ramlan Nurmatias didampingi Wakil Wali Kota Irwandi dan dinas terkait saat menyampaikan keterangan mengenai persiapan TdS 2017 di Bukittinggi, Selasa(14/11). (ANTARA SUMBAR/ Humas Pemkot Bukittinggi)

Bukittinggi, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, mengeluarkan biaya Rp1,6 miliar untuk menyukseskan pelaksanaan Tour de Singkarak (TdS) 2017 sebagai lokasi grand finish.

Wali Kota setempat M Ramlan Nurmatias di Bukittinggi, Selasa (14/11), mengatakan biaya itu berasal dari dana APBD setempat.

"Kesempatan sebagai lokasigrand finishini memberi keuntungan lebih bagi Bukittinggi. Tamu akan lebih lama berada di sini dan menjadi sarana mempromosikan pariwisata daerah, khususnya Bukittinggi," ujarnya.

Dalam memeriahkan TdS 2017 etape sembilan di Bukittinggi pada 26 November 2017, sejumlah kegiatan sudah diselenggarakan sejak 24 November 2017.

Rangkaian kegiatan tersebut yaitu jalan santai pesona wisata diikuti perangkat daerah dan masyarakat, lomba tembang kenangan diikuti ASN dan umum, dan pertunjukan seni budaya.

Kemudian pada hari berlangsungnya lomba, hiburan juga disuguhkan dari pagi hingga malam hari lewat penampilan grup musik lokal dan perkumpulan atau sanggar musik dan tari.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga setempat, Erwin Umar menambahkan, dari dana penyelenggaran TdS 2017 di Bukittinggi tersebut, sebanyak Rp600 juta disetorkan ke pihak provinsi.

"Biaya itu terdiri dari akomodasi dan biaya tetap sebagai lokasi grand finish. Biaya ini berbeda-beda bagi lokasi grand start, start maupun finis," jelasnya.

Kemudian sisanya dimanfaatkan untuk kebutuhan persiapan penyelenggaraan acara di daerah, publikasi, menyiapkan souvenir dan lainnya.

"Lewat TdS ini kita mengharapkan adanya multiefek. Dari ramainya tamu yang datang akan meningkatkan hunian hotel, lalu tamu yang datang juga akan berbelanja berbagai produk yang ada di Bukittinggi sehingga selain berpromosi juga menghidupkan ekonomi," ujarnya. (*)
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar