Kiat Ketua Kadin Sumbar untuk Jadi Pengusaha Sukses

id Kadin Sumbar, Pengusaha

Diskusi publik "Peluang dan Optimalisai Ekonomi Daerah Dalam Era Digital Banking" yang digelar Bank Mandiri bersama LKBN Antara Sumbar. Diskusi itu juga dilaksanakan dalam rangka 10 windu LKBN Antara (1937-2017). (ANTARA SUMBAR/M R Denya Utama)

Padang, (Antara Sumbar) - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Barat (Sumbar), Ramal Saleh mengajak mahasiswa agar menjadi pengusaha karena peluang tersebut masih terbuka luas.

"Jangan ada lagi mahasiswa yang berebut menjadi pegawai negeri tapi mereka harus mempersiapkan diri untuk dunia usaha," katanya di Padang, Selasa.

Menurutnya ada lima rumusan yang harus diperhatikan oleh seseorang untuk menjadi pengusaha sukses, pertama yakni harus memiliki kemauan yang kuat dalam mengembangkan usaha mereka.

"Setiap pengusaha pasti pernah merasakan jatuh dalam usaha mereka namun pengusaha yang hebat yakni mereka yang mampu bangkit kembali," ujarnya.

Kedua, mereka harus terlebih dahulu mengetahui kelebihan yang mereka miliki sehingga dapat memilih usaha seperti apa yang akan dibuka.

"Kelebihan tersebut akan menjadi modal penting untuk memajukan usaha yang akan mereka rintis tersebut," tambahnya.

Ketiga, untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses mereka harus mengetahui produk yang akan mereka jual secara mendetail, karena dengan pengetahuan itu mereka akan lebih mudah dalam memasarkan barang.

Keempat harus mampu melihat pasar yang akan dituju, siapa saja yang akan membeli barang yang mereka jual. Seorang pengusaha yang baik akan mampu membaca siapa kompetitor mereka dalam menjual produk tersebut, sebutnya.

Kelima, seorang pengusaha yang baik akan mengetahui aturan yang berlaku terkait produk yang akan mereka jual sehingga usaha tersebut tidak berlawanan dengan hukum yang ada.

"Mari kita merintis usaha dimulai dari saat ini dan buang pikiran untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN)," sebutnya.

Ia mencontohkan banyak pengusaha yang masih berusia muda sukses dalam merintis usaha terutama yang berbasis komputer seperti faceebook, Go-Jek, Traveloka dan lainnya.

"Teknologi yang canggih saat ini hendaknya dimanfaatkan untuk peluang bisnis yang belum tergarap secara maksimal," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar