Nagari Bukit Bual Contoh Sukses Manfaatkan Dana Desa

id dana desa#nagari#sijunjung

Wali Nagari Otriwandi, S.Pd mendampingi Anggota Komisi III DPRD Sijunjung Muslim meninjau pembuatan jembantan penghubung Nagari Guguak - Nagari Bukit Bual yang bersumber dari dana desa.(Foto/Fadhlul) (bb)

Sijunjung (Antara) Nagari Bukit Bual (desa adat) di Kabupaten Sijunjung bisa menjadi contoh sukses bagaimana dana desa yang telah dimanfaatkan dengan alokasi cukup besar untuk membangun infrastruktur di daerah tersebut.
Hal disampaikan Anggota Komisi III DPRD Sijunjung Muslim saat kunjungannya ke Nagari Bukit Bual pada Jumat (12/8). Ia menilai dalam program Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, pihaknya mengapresiasi alokasi pembelanjaan dana desa yang diperuntukan pada enam bidang kegiatan, meliputi pembangunan sanggar kegiatan pengembangan bakat anak nagari, seni dan budaya, Cekdam, tiga kegiatan untuk pembuatan jalan regit beton dan pembuatan jembatan penghubung antara nagari Bukit Bual dan Nagari Guguak.

"Masyarakat disini sudah sesuai dengan ketentuan Permendesa No.5 Tahun 2015 dalam menggunakan dana desa yang sudah disalurkan ke rekening kas desa pada 31 September 2015," ujar Muslim.

Selain itu, Nagari Bukit Bual juga mengalokasikan dana desa untuk menunjang kesejahteraan masyarakat dalam perekonomian, seperti pembinaan posyandu nagari, dan juga pengembangan destinasi parawisata.

"Ini sudah bagus, dana desa yang berikan pemerintah sudah terserap dengan baik dan tepat sasaran. Pola ini perlu diikuti dengan nagari lainnya di Kabupaten Sijunjung," imbuhnya.

Nagari Bukit Bual terletak di sebelah barat Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung berdampingan atau berbatasan langsung dengan wilayah Kota Sawahlunto dengan jarak lima kilometer dari ibukota kecamatan dan dari ibukota Kabupaten Sijunjung sekitar 18 km.

Nagari Bukit Bual memiliki empat buah Jorong dengan luasnya lebih kurang 1.289 ha persegi, keadaan daerah sebagian besar adalah perbukitan yang digunakan oleh masyarakat untuk pertanian dan perkebunan.

Sedangkan jumlah penduduk Nagari Bukit Bual sebanyak 1800 jiwa dengan jumlah Kepala Keluarga lebih kurang 400. Mayoritas masyarakat Nagari Bukit Bual menjadi petani, buruh tani dan pedagang.

Berdasarkan penilaian, Pemerintah Nagari Bukit Bual tentang Peraturan Dana Desa di Kabupaten Sijunjung masuk kategori nagari yang masih baru seumur jagung.
Wali Nagari Bukit Bual Otriwandi, S.Pd mengatakan sangat beruntung adanya alokasi dana desa sehingga dapat mempercepat kemajuan dan perkembangan pembangunan nagari yang baru berumur tiga tahun ini.

"Saya selaku pemerintah nagari, bersyukur bahwa kami telah mendapatkan hasil dari program dana desa, terlihat jelas kami yang baru berumur tiga tahun bisa menyelesaikan pembangunan pembuatan ruang kegiatan untuk masyarakat dan sebelumnya jalan di nagari kami belum merata. Alhamdulillah dengan dana desa telah terlaksananya pemerataan, hingga yang dulunya kami jalan bertanah sekarang alhamdulillah sudah beton, tidak takut tergelincir lagi," ungkapnya.

Jika infastruktur telah dibangun dengan baik dan merata hingga masyarakat merasakan manfaat melalui program dana desa, maka pemulihan ekonomi masyarakat berlangsung cepat dan berkelanjutan. "Masyarakat membangun, inilah cita-cita yang terus kita dorong untuk benar-benar terwujud secara nyata dan merata. Yang paling terpenting kami memperdayakan tenaga dari masyarakat nagari kami," tandasnya.***
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar