Semen Padang FC, satu kata "menang"

id semen padang fc, bri super league,maicon souza, antonic dejan, pemain asing baru, pemain asing

Semen Padang FC, satu kata  "menang"

Pesepak bola Semen Padang FC asal Brazil Jaime Giraldo (kiri) berbincang dengan pesepak bola asal Spanyol Guillermo Fernandez (kanan) saat sesi latihan tanding di Stadion H Agus Salim Padang, Sumatera Barat, Senin (19/1/2026). Semen Padang FC merombak besar-besaran pemain untuk menghadapi putaran kedua BRI Super League yakni dengan mendatangkan sejumlah pemain asing baru di antaranya dari Jepang, Brazil, Spanyol , Prancis, Kongo, dan Kanada. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/YU

Padang (ANTARA) - Kemenangan adalah hasil yang tidak ditawar-tawar lagi oleh Semen Padang FC pada laga perdana putaran keduanya melawan Bali United FC di Stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali, Sabtu (24/1/2026) esok hari.

Pun sama untuk laga berikutnya melawan tuan rumah PSM Makassar pada 2 Februari 2026 di Stadion Gelora BJ Habibie di Pare-Pare.

Belanja pemain asing dan menghadirkan beberapa pemain lokal yang begitu jor-joran oleh tim Kabau Sirah, merupakan sinyal kuat tak ada target minimalis untuk semua pertandingan putaran kedua yang dilakoninya.

Diawali dengan kehadiran pelatih Dejan Antonic, pada pertengahan putaran pertama menggantikan pelatih sebelumnya Eduardo Almeida merupakan awal dari rekrutmen gila-gilaan dan tak terduga dari Semen Padang FC.

Sebagian besar pemain asing diganti, dan memasukkan tujuh pemain asing baru, dan hanya satu yang merumput di klub tanah air, ya Maicon de Souza dari Borneo FC. Enam lainnya Boubakary Diarra, Kianz Froese, Kazuki Nakagawa, Jaime Giraldo, Ravy Tsouka dan Gullermo Fernandez pemain bari di kancah liga ini.

Di bawah mistar gawang masih ada Arthur Agusto dan gelandang Alhassan Wakasso. Mereka akan berkolaborasi dengan Rosad Setiawan dkk.

Kemenangan demi kemenangan, adalah jawaban yang sepajang dengan semangat luar biasa Semen Padang FC dalam perburuan pemain asing.

Ekspektasi besar terhadap setiap pertandingan di putaran kedua ini, merupakan bagian dari kontrak sang juru taktik Dejan Antonic yang ditarget keluar dari zona degradasi sekaligus bertahan di kasta tertinggi kompetisi di tanah air.

Semen Padang FC otomatis dah ada kata pilih lokasi menang, seri atau kalah. Karena hanya satu kata jawabannya yang sepadan, menang.

Bukan sekali ini saja Semen Padang melakukan manuver mengganti pemain asing-nya untuk selamat dari degradasi, musim 2024-2025 juga dilakukan tim itu. Namun pengalaman musim lalu tak perlu terulang, dimana Kabau Sirah tetap terseok di papan bawah.

Tak ada lagi kata sebuah keberuntungan dalam pertandingan, karena dengan materi dan fasilitasi manajemen mendatangkan pemain baru sebuah tantangan yang jelas untuk tampil beda. Di akhir kompetisi, bertahan atau tidaknya, tak boleh lagi ditentukan melalui pertandingan-pertandingan akhir yang menegangkan dan melelahkan.

Saat ini dan musim ini, suporter fanatik dan publik sepak bola Sumbar hanya menunggu sebuah perubahan dari tim dengan hasil akhir menang dan menang.

Pertandingan melawan Bali United FC adalah momentum yang ditunggu itu, untuk selanjutnya trend positif terus berlanjut sehingga bisa merangkak naik di papan klasemen BRI Super League 2025-2026.

Sempitnya waktu adaptasi para pemain baru untuk mendapatkan chemistry dengan pemain lainnya, tak lagi menjadi pertimbangan. Dengan melihat posisi Semen Padang FC yang berada di urutan 17 klasemen, secara profesional mereka sudah harus sadar apa yang harus diperbuat di lapangan hijau.

Apakah upaya Semen Padang FC dengan pemain asing barunya bisa menjawab tantangan itu pada laga pertama mereka bersama Kabau Sirah?

Tentunya perhatian semua akan tertuju ke Semen Padang pada pertandingan esok hari. Bila sebelumnya Dejan Antonic tak bisa berbuat lebih banyak dengan pemainnya, namun kali ini start Semen Padang sesungguhnya dimulai di tangannya, bukan untuk target juara namun untuk menang dan menang.

Pewarta :
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.