Banjir di Belitung, banyak kendaraan terjebak banjir

id Kepala BPBD Belitung Agus Supriadi,Tanjungpandan Kabupaten Belitung

Banjir di Belitung, banyak kendaraan terjebak banjir

BPBD Belitung melakukan evakuasi terhadap sejumlah kendaraan yang terjebak banjir, di Tanjungpandan, Sabtu (10/1/2026) ANTARA/Apriliansyah

Tanjungpandan (ANTARA) - ‎Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, berhasil melakukan evakuasi terhadap sejumlah kendaraan yang terjebak banjir di Jalan Serai Wangi RT. 003 / RW.002, Desa Bantan, Kecamatan Membalong.

‎"Personel BPBD berhasill melakukan evakuasi terhadap sejumlah kendaraan yang terjebak banjir sehingga tidak bisa melintas," kata Kepala Pelaksana BPBD Belitung, Agus Supriadi di Tanjungpandan, Sabtu.

‎Menurut dia, kendaraan yang dievakuasi tersebut terdiri dari kendaraan roda dua dan roda empat.

‎"Total seluruhnya ada belasan kendaraan yang berhasil tim evakuasi di lapangan hingga sore hari," ujarnya.

‎Menurut dia, kendaraan roda dua maupun empat tidak bisa melintas di jalan tersebut karena kondisi genangan air mencapai setinggi 90 centimeter.

‎"Sedangkan ruas jalan yang tergenang air sepanjang 150 meter," katanya.

‎Dengan kondisi itu, lanjut Agus, sangat tidak memungkinkan kendaraan untuk melintas, karena ketinggian air cukup membahayakan.

‎"Maka tim langsung turun ke lapangan untuk melakukan evakuasi terhadap kendaraan," ujarnya.

‎Dikatakan, banjir yang merendam ruas jalan tersebut disebabkan oleh cuaca ekstrem hujan deras yang melanda Belitung.

‎"Banjir disebabkan oleh hujan lebat yang mengguyur Belitung sejak kemarin hingga pagi tadi sehingga menyebabkan aliran sungai meluap," katanya.

‎Agus memastikan saat ini kondisi banjir sudah berangsur surut dan sudah bisa dilewati oleh kendaraan baik roda dua dan empat.

‎"Namun kami tetap mengimbau agar para pengendara tetap berhati-hati saat melintas di ruas jalan tersebut," ujarnya.

Pewarta :
Editor: Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.