Makassar (ANTARA) - Pemerhati anak dari Lembaga Pendidikan Informasi Media Publik (LaPISMedik) H Hatita Film Esok Tanpa Ibu yang disutradarai Ho Wi-ding asal Malaysia ini menggambarkan pergeseran peran keluarga di era digital.
"Secara ideologis film ini menjadi kritik halus terhadap teknologi solutionism, yakni teknologi dapat menyelesaikan masalah manusia," kata Hatita di Makassar, Jumat.
Dia mengatakan, dari perspektif kajian komunikasi budaya adanya komunikasi yang tidak harmonis antara peran anak dan orang tua.
Kehadiran teknologi Artificial Inteligen (AI) sebagai pengganti peran orang tua khususnya Ibu secara semu, lanjut dia, tidak mampu mengabaikan peran ibu yang sesungguhnya dan manusiawi.
