Lubuk Basung (ANTARA) - Wakil Bupati Agam, Sumatera Barat Muhammad Iqbal meminta masyarakat untuk menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan pemberdayaan terutama bagi generasi muda.
"Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga bisa menjadi pusat peradaban, pendidikan, ekonomi, dan kreativitas," kata Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal saat membuka secara resmi sosialisasi dan bimbingan teknis nagari atau desa creative hub berbasis masjid di Lubuk Basung, Kamis
Ia mengatakan program ini menjadi terobosan baru dalam mendorong kreativitas dan inovasi masyarakat dengan menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan pemberdayaan.
Melalui program ini, ia menginginkan untuk menghidupkan masjid sebagai simpul pemberdayaan masyarakat, terutama generasi muda.
"Kita menginginkan masjid sebagai simpul pemberdayaan masyarakat, terutama generasi muda," katanya.
Ia mengajak seluruh wali nagari dan pengurus masjid untuk aktif mendukung program ini serta membuka ruang bagi inisiatif-inisiatif kreatif dari masyarakat nagari.
“Saya berharap masjid tidak hanya ramai saat shalat, tetapi juga aktif dengan kegiatan-kegiatan produktif, edukatif, dan inovatif,” katanya.
Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Agam, Handria Asmi mengatakan sosialisasi dan bimbingan teknis ini diikuti oleh pengurus masjid 66 orang, wali nagari 66 orang, camat 16 camat orang dan organisasi perangkat daerah mitra 20 orang dan lainnya.
Sosialisasi ini diharapkan awal dari upaya kolektif untuk menjadikan masjid sebagai pusat kemajuan nagari yang religius dan kreatif.
"Ini yang kita harapkan dengan kegiatan tersebut dalam menjadikan masjid sebagai pusat kemajuan nagari yang religius dan kreatif," katanya.
