Pemkab Pasaman Barat serahkan bantuan kepada korban kebakaran

id Pemkab Pasaman Barat ,kebakaran,Bupati Pasaman Barat Yulianto

Pemkab Pasaman Barat serahkan bantuan kepada korban kebakaran

Bupati Pasaman Barat Yulianto (pakai peci) menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Jorong Koto Pinang, Nagari Koto Gunung, Kecamatan Lembah Melintang, Senin (12/1/2026). ANTARA/Altas Maulana. (Penyerahan bantuan ke korban kebakaran)

Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menyerahkan menyerahkan bantuan logistik kepada korban kebakaran rumah milik Indra Saputra, warga Gang Pokat, Air Bayang, Jorong Koto Pinang, Nagari Koto Gunung, Kecamatan Lembah Melintang, Senin.

Bupati Pasaman Barat Yulianto usai menyerahkan bantuan, Senin, menyatakan rasa duka mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa warga itu.

Ia juga mengapresiasi kepedulian masyarakat dan tokoh setempat yang telah bergotong royong membantu.

Menurutnya bantuan yang diserahkan berupa sembako, selimut, kasur, makanan siap saji, biskuit, serta kebutuhan dasar lainnya dari Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat.

*Atas nama Pemkab Pasaman Barat, saya mengucapkan terima kasih kepada warga dan tokoh masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian dan kebersamaan saat saudara kita tertimpa musibah," ujar Yulianto.

Dia juga mengimbau masyarakat Pasaman Barat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik.

Berdasarkan informasi awal, kebakaran tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik beberapa waktu lalu yang menyebabkan rumah milik Indra terbakar.

"Masyarakat diimbau untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah. Pastikan peralatan listrik dan kompor dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Selain itu dia juga mengingatkan masyarakat, terutama yang bermukim di sekitar aliran sungai, agar lebih memperhatikan keselamatan anak-anak saat beraktivitas di sungai.

"Sudah lebih dari satu pekan salah seorang anak kita belum ditemukan karena hanyut. Mari kita doakan bersama agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya peran orang tua dalam memantau kondisi anak-anak serta memperhatikan situasi dan debit air sungai, terutama saat cuaca tidak menentu.

“Kita tidak mengetahui hikmah di balik setiap musibah, namun mari kita terus berdoa agar Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, dan perlindungan kepada kita semua," katanya.

Pewarta :
Editor: Antara Sumbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.