Solok (ANTARA) - Pasangan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) terpilih Solok, Sumatera Barat, Jon Firman Pandu dan Chandra menyatakan mendukung program-program nasional khususnya Astacita Presiden Republik Indonesia (RI) untuk diimplementasikan di Kabupaten Solok, Sumbar.
"Kami sangat mendukung program-program nasional, khususnya Astacita di bawah kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto. Semoga dapat diimplementasikan di Kabupaten Solok," ujar Jon Pandu melalui pesan tertulisnya, yang diterima di Solok, Rabu.
Ia juga menambahkan bahwa setelah resmi dilantik, pihaknya berkomitmen untuk membangun Kabupaten Solok dengan semangat kebersamaan sesuai dengan tagline sejuk dan damai.
Sementara itu, Wakil Bupati terpilih Solok Candra menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah kabupaten dan organisasi perangkat daerah (OPD) akan menjadi prioritas utama dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik.
“Kami berencana mengadakan retret khusus untuk kepala OPD agar dapat membangun kekompakan dan sinergi dalam menjalankan program-program strategis bagi masyarakat Kabupaten Solok,” katanya.
Saat ini pasangan Bupati dan Wabup terpilih Solok bersama 481 kepala daerah terpilih lainnya masih mengikuti persiapan menjelang pelantikan resmi pada Kamis (20/2) besok.
Kegiatan ini digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dengan aparat kepolisian guna memastikan prosesi pelantikan berjalan lancar dan tertib.
Pelantikan serentak ini merupakan yang pertama kali diadakan secara nasional, mencerminkan komitmen pemerintah pusat dalam menciptakan keseragaman dalam proses transisi kepemimpinan daerah.
Jon Pandu menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah pusat atas penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Ini merupakan pengalaman pertama bagi kami, dan sangat luar biasa karena sebelumnya pelantikan kepala daerah tidak pernah dilakukan secara serentak seperti ini. Kami merasa bangga bisa menjadi bagian dari sejarah baru dalam tata kelola pemerintahan daerah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya bersama wakil bupati Solok terpilih Candra siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, baik dari aspek fisik, mental, maupun spiritual.
Setelah dilantik pada 20 Februari 2025, para kepala daerah terpilih dijadwalkan mengikuti pembekalan atau retret di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, pada 21-28 Februari 2025.
Program ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan para pemimpin daerah dalam menghadapi tantangan pemerintahan ke depan.