Selain di Kalimantan, obat kanker dan diabetes tersebut juga ditemukan di Bonjol Pasaman

id berita pasaman,berita sumbar,akar

Selain di Kalimantan, obat kanker dan diabetes tersebut juga ditemukan di Bonjol Pasaman

Pokdarwis Nagari Ganggo Mudiak bersama Camat Bonjol saat mencoba air yang ada didalam akar bajakah di Bonjol. (Antarasumbar/Camat Bonjol)

Akar bajakah ini bisa mengobati seperti kanker, diabetes dan lainnya,
Lubuk Sikaping (ANTARA) - Camat Bonjol, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Afnita mengatakan pihaknya bersama kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol menemukan akar bajakah di tengah hutan secara tidak sengaja, di Pasaman, Senin.

"Biasanya akar bajakah ini ada di Kalimantan ternyata ada di Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman," kata Afnita saat dihubungi melalui telepon.

Akar bajakah ini bisa mengobati seperti kanker, diabetes dan lainnya, untuk menemukan akar bajakah membutuhkan waktu satu jam perjalanan.

Ia menjelaskan temuan akar bajakah ini berawal dari pihaknya bersama Pokdarwis pergi ke potensi wisata alam air terjun pincuran bidadari di Nagari Ganggo Mudiak sebelum sampai di tempat air terjun, akar bajakah ini ditemukan ditengah perjalanan pada hari Sabtu (2/10).

Untuk diketahui air terjun di Kecamatan Bonjol lebih dari lima tempat air terjun yang perlu dikunjungi wisatawan.

Ia menuturkan kenapa ada di Bonjol dan Kalimantan yang sama-sama daerah yg dilalui khatulistiwa, jadi tumbuhan yg tumbuh juga akan sama, salah satunya adalah akar bajakah ini.

Ia menghimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan hasil hutan dengan sebaik-baiknya tanpa merusaknya, dan menjaga kelestarian hutan sehingga bisa memberikan manfaat untuk masyarakat.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021