Ini penilaian dan harapan pengunjung objek wisata Sasak Pasbar terkait mulai ramainya wisatawan

id berita pasaman barat,berita sumbar,sasak

Ini penilaian dan harapan pengunjung objek wisata Sasak Pasbar terkait mulai ramainya wisatawan

Kawasan objek wisata pohon seribu Sasak Pasaman Barat mulai ramai dikunjungi masyarakat. Untuk meningkatkan pengunjung dinilai perlunya galeri pusat oleh-oleh di kawasan itu. (Antarasumbar/Altas Maulana)

Terutama di daerah wisata pohon seribu Sasak. Ratusan pengunjung tiap hari berdatangan ke lokasi itu,
Simpang Empat (ANTARA) - Pengunjung objek wisata Sasak Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat (Sumbar) menilai perlunya ada galeri atau pusat oleh-oleh khas daerah itu di objek wisata yang ada.

"Sangat perlu karena saat ini objek wisata Sasak sangat ramai dikunjungi wisatawan dari luar Pasaman Barat," kata salah seorang pengunjung Tan Mudo (40) di Simpang Empat, Kamis.

Ia menilai dengan tingkat kunjungan yang meningkat itu maka menjadi peluang bagi pelaku usaha mempromosikan kerajinan yang akan menjadi oleh-oleh pengunjung untuk dibawa pulang.

"Terutama di daerah wisata pohon seribu Sasak. Ratusan pengunjung tiap hari berdatangan ke lokasi itu," katanya.

Menurutnya banyak kerajinan khas Pasaman Barat yang bisa dipajang di galeri atau pusat oleh-oleh itu nantinya.

Diantaranya kerajian anyaman, bordir, sepatu, miniatur Sasak dan beragam kuliner mulai dari kopi Talu, rendang lokan dan lainnya.

Pengunjung lainnya warga Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman Rozi (37) menilai objek wisata Sasak mulai dikenal di Sumbar.

Saat ini, katanya banyak warga di luar Pasaman Barat ingin berkunjung ke pantai Sasak terutama objek pohon seribu.

"Saya sangat mendukung adanya galeri atau pusat oleh-oleh. Pengunjung tidak hanya biaa menikmati pantai, pohon seribu dan kuliner yang ada tetapi juga ada oleh-oleh yang akan dibawa pulang," harapnya.

Menanggapi hal itu Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pasaman Barat, Sukarni dampingi Zendra Yenita mengatakan sangat mendukung adanya galeri oleh-oleh di objek wisata Sasak.

"Diakui memang objek wisata Sasak mulai ramai dikunjungi. Kita saat ini sedang berupaya membangunkan pusat oleh-oleh di lokasi itu," katanya.

Pihaknya saat ini terkendala dengan anggaran di tengah COVID-19 ini. Namun akan berupaya membangunkan pusat oleh-oleh itu nantinya.

"Mudah-mudahan galeri atau pusat oleh-oleh di objek wisata Sasak akan ada nantinya," harapnya.

Kawasan pohon seribu merupakan pohon cemara berjejer menjulang tinggi sepanjang pantai.

Pantai yang terletak di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie itu berjarak sekitar 20 kilometer dari daerah jantung kota Pasaman Barat, Simpang Empat.

Kawasan pohon seribu ini menjadi salah satu objek wisata altenatif dan kebanggaan Pasaman Barat.

Selain itu, garis pantainya panjang sekali dan tidak putus-putus, mungkin mencapai dua kilometer lebih di sepanjang area pantai pohon seribu itu.

Kuliner khasnyapun spesifik gulai sabo-sabo, gulai ikan karang dan panggang pacak yang tidak ditemukan di daerah lain.

Ada juga keripik ringan olahan warga setempat dari hasil laut, seperti keripik udang, peyek maco, peyek udang dan kerupuk kambang loyang.***1***

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar