KPU Agam temukan 2.705 lembar surat suara rusak

id berita agam,berita sumbar,surat

KPU Agam temukan 2.705 lembar surat suara rusak

Petugas sedang melakukan penyotiran dan pelipatan surat suara Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar di Gor Rang Agam, Senin (30/11). (antarasumbar/Yusrizal.)

Surat suara itu kita usulkan lebih banyak dari yang rusak untuk mengantisi surat suara yang masih ditemukan rusak saat sortir,
Lubukbasung (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Agam, Sumatera Barat menemukan 2.705 lembar surat suara bupati dan wakil bupati setempat mengalami rusak saat penyotiran dan pelipatan pada 27-28 November 2020.

"Pada hari pertama penyotiran Jumat (27/11) ditemukan 2.666 lembar yang rusak dan hari kedua Sabtu (28/11) ditemukan 39 lembar," kata Ketua KPU Agam, Riko Antoni di Lubukbasung, Senin.

Ia mengatakan surat suara rusak itu akibat terkena bercak tinta, sobek, kotor, terlipat, pecahan dan lainnya.

Dengan kondisi itu, pihaknya mengusulkan tambahan 3.647 lembar surat suara ke perusahaan percetakan pemenang tender PT Temprina Media Grafika Kabupaten Malang, Jawa Timur.

"Surat suara itu kita usulkan lebih banyak dari yang rusak untuk mengantisi surat suara yang masih ditemukan rusak saat sortir," katanya.

Ia menambahkan kebutuhan surat suara untuk Pilkada Agam 373.604 lembar dengan rincian kebutuhan daftar pemilih tetap 371.604 lembar dan surat suara ulang 2.000 lembar.

Penyotiran dan pelipatan surat suara itu melibatkan 186 orang petugas.

Untuk penyotiran dan pelipatan surat suara Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar sedang berlangsung di Gor Rang Agam, Senin (30/11).

Surat suara dan logistik lainnya bakal didistribusikan ke 1.380 tempat pemungutan suara yang tersebar di 82 nagari menjelang pemilihan.

Pemilihan Umum Kepala Daerah serentak di Agam akan diikuti empat pasangan calon.

Nomor urut satu pasangan calon Taslim-Syafrizal, nomor urut dua Hariadi-Novi Endri, nomor urut tiga Trinda Farhan Satria-Muhammad Kasni dan nomor urut empat Andri Warman-Irwan Fikri. ***2***

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar