Pemkot Pariaman bina komunitas grafiti yang merusak keindahan kota

id berita pariaman,berita padang,grafiti

Pemkot Pariaman bina komunitas grafiti yang merusak keindahan kota

Anggota komunitas grafiti Goro sedang membersihkan coretan yang dilakukannya di kawasan objek wisata di Pariaman, Sumbar. (Antarasumbar/Aadiaat M.S.)

Hal ini tentu melanggar dan ini ada ancaman hukuman,
Pariaman (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat membina komunitas grafiti yang bersifat merusak keindahan di sejumlah lokasi di daerah itu dan akan menyediakan lokasi khusus untuk menyalurkan ekpresi diri komunitas tersebut.

"Hal ini berawal dari laporan dari anggota bahwa ada aksi vandalisme yang merusak keindahan Kota Pariaman," kata Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kota Pariaman, Elfis Candra di Pariaman, Kamis.

Ia menambahkan objek coretan yang dilakukan oleh komunitas tersebut tidak saja di sejumlah dinding di fasilitas umum di Kota Pariaman namun juga kapal Polairud setempat.

Adapun coretan yang dilakukan mulai dari tulisan nama komunitasnya hingga kalimat dengan menggunakan kata kasar.

"Hal ini tentu melanggar dan ini ada ancaman hukuman," ujarnya.

Ia menyampaikan setelah dilakukan penelusuran akhirnya pihaknya menemukan komunitas grafiti "Goro" yang salah satu anggotanya diketahui merupakan warga Kota Pariaman.

Namun, lanjutnya setelah dilakukan aksi tersebut tidak terdapat politik atau sejenisnya dan lebih pada ekspresi diri sehingga Pemkot Pariaman mengambil opsi pembinaan.

Ia menyampaikan pembinaan yang dilakukan di antaranya menyediakan lokasi khusus untuk grafiti yang rencananya di Youth Centre.

"Namun kami meminta mereka menghapus coretan mereka di lapangan," ujarnya.

Ia berharap dengan adanya penyediaan lokasi untuk grafiti tersebut maka tidak ada lagi komunitas atau pihak lainnya yang menyoret-nyoret fasilitas yang ada di Pariaman.

Pewarta :
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar