Delapan warga Pasaman Barat masuk ODP COVID-19, empat orang baru pulang dari luar negeri

id ODP,pasaman barat,pasaman barat terkini,berita pasaman barat,berita sumbar,corona,pasien positif corona di sumbar

Delapan warga Pasaman Barat masuk ODP COVID-19, empat orang baru pulang dari luar negeri

Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pasaman Barat, Edi Busti

Simpang Empat, (ANTARA) - Sebanyak delapan warga Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), masuk daftar orang dalam pemantauan (ODP) Corona Virus Disease (COVID-19) hingga Kamis.

"Benar, masih dalam pemantauan dan belum terdugaCOVID-19," kata Koordinator Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pasaman Barat, Edi Busti di Simpang Empat, Kamis.

Ia mengatakan empat orang yang masuk ODP itu adalah orang yang baru pulang dari luar negeri.

"Kami tegaskan yang positif belum ada. Terhadap yang ODP disarankan untuk monitoring mandiri. Namun dalam pantauan ada. Kita terus berupaya mengantisipasi COVID-19 ini," ujarnya.

Di antara antisipasi itu adalah mengimbau warga tidak melakukan kegiatan pertemuan di atas 20 orang, absen sidik jari atau finger print bagi ASN ditiadakan, pakai masker dan menjaga kebersihan dan melakukan pola hidup sehat.

Selain itu juga melakukan penyemprotan cairan antikuman massal ke seluruh wilayah Pasaman Barat.

"Tentu upaya itu kita lakukan dalam rangka antisipasi COVID-19. Diharapkan masyarakat tidak panik dan resah," ujarnya.

Selain itu juga telah mendirikan posko pemeriksaan di tiga titik perbatasan Pasaman Barat.

Tiga posko itu didirikan di Kecamatan Talamau, Kinali dan Ranah Batahan. Posko itu bertujuan untuk pemeriksaan kesehatan terhadap orang yang masuk ke wilayah Pasaman Barat. Selain itu juga memantau pangan yang dibawa ke luar Pasaman Barat.

"Mari jaga kesehatan dan lakukan pola makan hidup sehat, gizi seimbang dan jaga kebersihan lingkungan," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar