Akad KPR massal BNI tembus 2.046 debitur jelang akhir Februari

id BNI, KPR subsidi, rumah murah, padang, sumatera barat

Akad KPR massal BNI tembus 2.046 debitur jelang akhir Februari

Acara akad massal KPR Sejahtera BNI FLPP di Kota Padang (Ist)

Padang (ANTARA) - Kebutuhan terhadap lahan untuk perumahan akan semakin meningkat dan selanjutnya membuat harga tanah dan rumah terus meningkat.

Harga rumah yang semakin tinggi tentunya menjadi beban bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Oleh karena itu, pemerintah memberikan solusi dengan menyediakan rumah subsidi dengan harga dan cicilan terjangkau, yang merupakan kategori rumah dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Rumah bersubsidi ini ditawarkan dengan uang muka yang murah, bunga yang rendah, dan tenor cicilan yang lebih panjang.

Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) turut berkontribusi dalam program tersebut.

Tahun ini, BNI mendapatkan kuota penyaluran sebesar 12.000 unit rumah subsidi FLPP.

Untuk mempercepat penyaluran rumah subsidi melalui KPR Sejahtera BNI FLPP, BNI kembali melaksanakan Akad Kredit Massal sebanyak 2.046 unit yang dipusatkan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur pada Rabu, 26 Februari 2020.

Kegiatan akad kredit massal tersebut juga dilaksanakan secara serentak di kota kota di bawah kelolaan BNI Wilayah Sumbar, Riau, Kepri dan Kerinci yaitu di Kota Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun, Dumai, Rengat, Payakumbuh, Solok, Bukit Tinggi.

Untuk akad massal di Kota Padang dihadiri oleh Deputy General Manager Consumer & Retail Sales Distribution BNI Egos Mahar, Head of Customer Retail BNI Wilayah Padang, Sumbar, Riau, Kepri dan Kerinci Firmansyah, serta Pemimpin Cabang Padang , Bapak Joko, T S.

Dilain kesempatan, Head of Region BNI Wilayah Sumbar, Riau, Kepri dan Kerinci S. Hidayat Safwan
Head of Region BNI Wilayah Sumbar, Riau, Kepri dan Kerinci S. Hidayat Safwan. (Ist)
pada saat akad massal di Kota Pekanbaru mengatakan bahwa, kuota penyaluran tersebut meningkat dari tahun ke tahun.

Itu menunjukkan konsistensi BNI dalam mendukung program penyediaan satu juta rumah oleh pemerintah.

Secara nominal, BNI telah menyalurkan KPR FLPP senilai Rp 914 miliar (dan menyentuh 7.214 unit rumah) pada tahun 2018 dan Rp 1,263 triliun ( dan menyentuh 9.743 unit rumah) pada 2019, ujar Hidayat.

Pada kesempatan yang sama, BNI juga melangsungkan pembukaan massal 2.046 tabungan BNI yang dilanjutkan dengan proses aktivasi 2.046 M-Banking untuk menunjang nasabah dalam melakukan transaksi e-Channel (Mobile Banking, Internet Banking, SMS Banking) di BNI sebagai pelaksanaan Gerakan Ayo Menabung yang digelorakan oleh pemerintah untuk segenap masyarakat Indonesia.

Lebih lanjut, pada kegiatan tersebut BNI juga mengenalkan berbagai kemudahan bagi nasabahnya melalui pelayanan berbasis digital, diantaranya dengan pengajuan kredit perumahan melalui apliaksi online (BNI E-Form) yang dapat diakses melalui website resmi BNI www.bni.co.id ataupun melalui aplikasi BNI Mobile Banking.

Untuk membangun budaya cashless society di kalangan masyarakat, BNI juga mengenalkan produk dan layanannya yang berbasis digital yaitu aplikasi Mobile Banking serta kartu BNI Tap Cash.

Produk dan layanan ini mampu menjawab atas kebutuhan masyarakat dalam melakukan transaksi finansial sehari-hari seperti halnya pembayaran tagihan bulanan, pembelian pulsa, transfer rekening, sampai dengan membayar parkir.
Acara akad massal KPR Sejahtera BNI FLPP di Kota Padang, dihadiri manajemen BNI Wilayah Padang. (Ist)
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar