Ruselli Hartawan tantang unggulan pertama di semifinal SEA Games Filipina

id Ruselli hartawan, bulu tangkis, sea games 2019

Ruselli Hartawan tantang unggulan pertama di semifinal SEA Games Filipina

Pemain tunggal putri Indonesia Ruselli Hartawan. ANTARA/HO/PP PBSI

Manila, Filipina (ANTARA) - Pemain tunggal putri Indonesia Ruselli Hartawan bakal menantang unggulan pertama asal Thailand, Pornpawee Chochuwong pada semifinal SEA Games 2019 di Muntinlupa Spors Center Manila, Filipina, Minggu (8/12).

Ruselli memastikan lolos ke semifinal setelah mengalahkan wakil Myanmar Thet Htar Thuzar dengan dua gim langsung 21-11, 21-17 di tempat yang sama, Sabtu. Dengan demikian satu medali sudah pegang oleh Ruselli.

Sedangkan Pornpawee Chochuwong lolos ke semifinal setelah mengalahkan wakil tuan rumah Filipina Maria Bianca Ysabel dengan dua gim langsung 21-9 dan 21-10.

“Bersyukur banget, nggak menyangka bisa sampai di sini. Soalnya nggak ada persiapan dan ditugasinnya untuk beregu saja. Tapi, bisa dapat medali rasanya senang banget. Semoga nggak berhenti sampai di sini, minimal bisa sama kaya pencapaian di beregu. Tapi harus tetap waspada,” kata Ruselli seperti dilansir laman PP PBSI.

Menghadapi Thet di perempat final, Ruselli mengaku masih mendapat kendala dari kondisi lapangan. Arah dan kekuatan angin yang berubah-ubah, dikatakan Ruselli cukup menyulitkan langkahnya saat bermain.

“Hari ini lumayan susah karena anginnya jauh berbeda lagi dari yang kemarin. Setiap hari sepertinya terus berubah-ubah. Hari ini lebih kencang banget. Sampai pas di depan saya itu bisa goyang lagi,” kata Ruselli menambahkan.

Ditanya kemampuan calon lawan di semifinal, Ruselli mengaku pemain asal Thailand adalah pemain yang cukup berpengalaman.

"Besok pasti nggak mudah. Dia bukan pemain baru. Tapi saya akan mempelajari lagi permainan dia. Harus lebih siap lagi,” kata Ruselli menegaskan.

Selain Ruselli, Indonesia juga meloloskan pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti yang di babak semifinal akan menghadapi pasangan Malaysia, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing.

Pewarta :
Editor: Mario Sofia Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar