Sayat nadi tangan kiri, pria berseragam Transjakarta diduga coba bunuh diri di perlintasan kereta api

id Pegawai Transjakarta, bunuh diri, gunung Antang, Jakarta Timur,antaranews.com

Sayat nadi tangan kiri, pria berseragam Transjakarta diduga coba bunuh diri di perlintasan kereta api

Ilustrasi bunuh diri. (Shutterstock)

Jakarta, (ANTARA) - Seorang pria berseragam perusahaan Transjakarta mencoba melakukan percobaan bunuh diri di perlintasan kereta api kawasan Gunung Antang, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu pagi.

"Dugaan sementara yang bersangkutan mencoba bunuh diri dan kasus ini masih dalam penyelidikan kami," kata Kepala Satuan Serse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Hery Purnomo, di Jakarta.

Korban ditemukan petugas kereta api dalam kondisi terluka bersimbah darah pukul 06.00 WIB.

"Korban terluka sayatan di bagian tangan kiri. Sepertinya dia mengiris urat nadi di tangannya dengan pisau cutter," katanya.

Pisau tersebut, kata Hery, ditemukan petugas di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), tidak jauh dari lokasi percobaan bunuh diri.

Saat ini korban yang belum diketahui identitasnya itu dalam penanganan intensif petugas medis Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo RSCM JakartaPusat.

"Yang bersangkutan sudah sadar, tapi belum bisa diajak komunikasi," katanya.

Pada pemeriksaan awal, kata Hary, polisi menemukan sejumlah berkas surat rekapan laporan transaksi penjualan Bus Rapid Transit (BRT) Jak Lingko Transjakarta di dalam tasnya.

"Korban menggunakan seragam dengan logo Transjakarta. Tidak ada tanda kartu identitas di tubuh korban," katanya. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar