Padang, (ANTARA) - Wali Kota Padang, Mahyeldi diwawancarai youtuber cilik, Nasya yang berlangsung di rumah dinas wali kota di jalan A. Yani, Padang.
Meski terbilang masih belia, pemilik nama lengkap Runasya Hesselfitra ini tak terlihat canggung maupun malu. Nasya menanyakan banyak hal yang cukup bernas untuk kemudian dijawab Wali Kota Padang.
Nasya yang masih berusia sembilan tahun lebih banyak menanyakan tentang Kota Padang yang didapuk sebagai Kota Layak Anak kategori Nindya oleh pemerintah pusat beberapa waktu lalu.
Sambil diarahkan ayahnya, Iggoy el Fitra, Nasya melontarkan empat pertanyaan kepada Mahyeldi. Pertanyaan pertama yang disampaikan yakni tanggapan dan rencana Pemerintah Kota Padang dalam memenuhi hak dan perlindungan anak.
Wali Kota menjawab selama ini cukup banyak fasilitas yang dibangun untuk memenuhi hak anak. Arena permainan seperti di RTH Imam Bonjol, di Taman Melati, dan lainnya, merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada anak.
Selain menanyakan itu, Nasya juga menanyakan program 18-21 yang digagas Pemko Padang. Wali Kota mengatakan, program tersebut merupakan penguatan bagi anak dan keluarga. Waktu selama tiga jam dimanfaatkan untuk memberikan perhatian kepada anak, seperti menanamkan ilmu agama dan pengetahuan.
Nasya juga sempat memperlihatkan video yang berisi harapan sejumlah anak kepada pemerintah kota. Pada umumnya, anak-anak di Kota Padang menginginkan fasilitas bermain sambil belajar. Wali Kota pun menjawab akan memfasilitasi keinginan anak tersebut.
Terakhir, Nasya menanyakan imbauan kepada anak yang kecanduan main handphone atau gawai. Mahyeldi pun mengajak orangtua untuk mengawasi anak dengan baik sehingga menjadi anak yang berintegritas dan berakhlak mulia nantinya.
Nasya memiliki ‘Youtube’ channel ‘Cerita Nasya’ dengan pengikut 1.400 . Wawancara dengan Wali Kota Padang ini nantinya ditampilkan di kanal tersebut, Rabu 24 Juli 2019.
“Jangan lupa tonton ya,” kata belia yang duduk di bangku kelas empat SD Pembangunan Laboratorium UNP Padang itu.
