Penanaman ribuan pohon di pantai dukung pengembangan wisata Pariaman

id Pariaman,Tanam Pohon

Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Sumatera Barat Indra Sakti. (ANTARA SUMBAR/ Aadiyat M.S)

Pariaman, (ANTARA) - Sekretaris Daerah Kota Pariaman Indra Sakti mengatakan penanaman ribuan pohon di sepanjang pantai kota itu dapat mendukung rencana pemkot dalam mengembangkan wisata di daerah itu.

"Wilayah pantai Pariaman Tengah dan Selatan sudah rindang, sekarang tinggal di bagian Utara," kata Indra Sakti usai penanaman pohon di Pantai Ampalu Pariaman, Sumatera Barat, Sabtu (30/3).

Menurut dia, pantai bagian Pariaman Tengah dan Selatan tersebut telah menjadi objek wisata serta ramai dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah.

Ia mengatakan dengan adanya penanaman pohon tersebut maka sepanjang Pantai Pariaman akan menjadi objek wisata yang mana masing-masing lokasi memiliki karakter tersendiri.

Ia menyebutkan untuk wilayah Pariaman Tengah merupakan lokasi wisata pemuda sedangkan untuk wilayah Sunua atau Selatan dan Nareh atau Utara akan disiapkan oleh pemerintah kota itu .

"Nanti lokasinya kami siapkan sehingga dapat menarik wisatawan," katanya.

Menurut dia, dengan adanya skema tersebut maka untuk menikmati objek wisata di Kota Pariaman tidak cukup satu hari saja.

"Bisa saja wisatawan membutuhkan waktu tiga hari untuk menikmati objek wisata di Pariaman," ujarnya.

Sejalan dengan itu, lanjutnya, pihaknya juga menyiapkan penginapan yang representatif guna menunjang pertumbuhan wisata di Kota Pariaman.

Sebelumnya, Komando Distrik Militer 0308 Pariaman bersama Pemerintah Kota Pariaman menanam 1.500 batang pohon di pantai daerah itu guna mengantisipasi bencana alam.

"Penanaman pohon ini merupakan program Badan Nasional Penanggulangan Bencana," kata Dandim 0308 Pariaman Letkol Arm. Heri Pujiyanto saat penanaman pohon di Pantai Ampalu Pariaman, Sabtu.

Ia mengatakan penanaman tersebut merupakan salah satu upaya untuk mitigasi bencana karena Sumbar berpotensi tsunami.

Pewarta :
Editor: Mario Sofia Nasution
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar