Padang, (Antara) - Sebelas orang mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Andalas (Unand) Padang melakukan kunjungan ke Universitas An-Giang Vietnam pada 19 September - 10 Oktober 2014. "Kunjungan ke sebelas mahasiswa ini dalam rangka program pertukaran mahasiswa antara Pertanian Unand dengan Universitas An-Giang yang telah dirintis sejak tahun lalu," kata Dekan Fakultas Pertanian Unand Ardi, di Padang, Rabu. Dia menyebutkan dari sebelas orang yang berangkat itu, sebanyak sembilan mahasiswa merupakan dari jurusan Agroekoteknologi dan dua dari Agrobisnis. Sementara dosen pendamping yang berangkat sebanyak dua orang yang terdiri dari wakil dekan bidang akademik dan dekan. "Selama kunjungan ke Vietnam ini mahasiswa melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat dan menambah pengalaman katanya," katanya. Dia menyebutkan, selama di Universitas An-Giang ini mahasiswa melakukan kunjungan ke beberapa sarana laboratorium kultur jaringan, kantor, rumah kaca dan terjun ke lapangan untuk praktek. Mahasiswa juga melakukan proses menyambung tanaman, mempersiapkan media untuk menanam jamur dan diskusi bersama dosen dan mahasiswa, katanya. Selain itu mahasiswa ini juga melihat sistem budidaya padi, dan proses keseimbangan lahan pertaniannya. "Kunjungan ke Vietnam ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa Unand terutama untuk mempelajari sistem pertanian dari negara yang baru ditasbihkan menjadi penghasil beras terbesar di dunia saat ini," imbuhnya. Dari hasil kunjungan ini katanya, setidaknya mahasiswa memperoleh ilmu yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk kemajuan pertanian Unand. Lebih lanjut kata Ardi, setelah kunjungan mahasiswa ini nantinya akan hadir dari Universitas An-Giang untuk menyelesaikan studinya di Unand. Dia menyebutkan mahasiswa ini akan melakukan penelitian akhir dan ujian sarjana di Unand selama enam bulan dalam pemusatan "Crop Science" dan "Plant Protection". Ini juga menjadi salah satu aplikasi dari kerjasama dengan Universitas An-Giang tahun lalu, ujarnya. Sementara itu Rektor Unand Werry Darta Taifur menyebutkan bahwa adanya pertukaran mahasiswa dengan perguruan tinggi luar negeri merupakan salah satu program pengembangan Unand untuk menjadi universitas kelas dunia. Sejauh ini katanya, telah banyak mahasiswa Unand melalui beberapa prodi melakukan kunjungan ke beberapa negara. Terutama mahasiswa yang memiliki prestasi akademik dan mampu berbahasa Inggris yang baik, imbuhnya. Ke depan program ini akan terus ditingkatkan dengan tujuan perguruan tinggi dan negara yang beragam pula, katanya. (**/den)
Berita Terkait
Sawah masih menyusut, Menteri Nusron akan terapkan kebijakan darurat perlindungan lahan pertanian
Kamis, 29 Januari 2026 11:35 Wib
Menteri PMK tekankan pentingnya pemulihan produktifitas korban bencana
Sabtu, 24 Januari 2026 18:21 Wib
Penerapan teknologi budidaya dan hilirisasi padi dorong kemandirian petani di Nagari Aie Tajun
Sabtu, 24 Januari 2026 12:05 Wib
Kementan rehabilitasi sawah terdampak bencana di Sumbar
Kamis, 15 Januari 2026 17:12 Wib
UNAND-Mentawai kerja sama kembangkan pertanian terpadu berbasis riset
Sabtu, 10 Januari 2026 15:57 Wib
Dinas Pertanian dan Pangan Solok kembangkan pertanian hidroponik
Rabu, 7 Januari 2026 16:16 Wib
Pemkab Pasaman Barat serahkan alat mesin pertanian ke brigade pangan
Senin, 5 Januari 2026 20:27 Wib
Kerugian sektor pertanian akibat bencana alam di Pasaman Barat Rp3,94 miliar
Kamis, 11 Desember 2025 19:57 Wib
