Pembangunan huntap bagi penyintas bencana di Padang
- 17 jam lalu
Warga menyeberang menggunakan rakit di aliran Sungai Batang Anai, Nagari Anduriang, Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis (29/1/2026). Tim TNI-AL Kodaeral II Padang bersama masyarakat membuat alat transportasi penyeberangan menggunakan drum dan kayu yang disambung dengan katrol, karena dinilai lebih aman sebab sebelumnya menggunakan perahu karet pasca putusnya jembatan penghubung Nagari Anduriang dan Pasar Kayu Tanam pada November 2025. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/rwa.
Foto udara warga menyeberang menggunakan rakit di Sungai Batang Anai, Nagari Anduriang, Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis (29/1/2026). Tim TNI-AL Kodaeral II Padang bersama masyarakat membuat alat transportasi penyeberangan menggunakan drum dan kayu yang disambung dengan katrol, karena dinilai lebih aman sebab sebelumnya menggunakan perahu karet pasca putusnya jembatan penghubung Nagari Anduriang dan Pasar Kayu Tanam pada November 2025. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/rwa.
Warga menyeberang menggunakan rakit di aliran Sungai Batang Anai, Nagari Anduriang, Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis (29/1/2026). Tim TNI-AL Kodaeral II Padang bersama masyarakat membuat alat transportasi penyeberangan menggunakan drum dan kayu yang disambung dengan katrol, karena dinilai lebih aman sebab sebelumnya menggunakan perahu karet pasca putusnya jembatan penghubung Nagari Anduriang dan Pasar Kayu Tanam pada November 2025. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/rwa.
Warga menyeberang menggunakan rakit di aliran Sungai Batang Anai, Nagari Anduriang, Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis (29/1/2026). Tim TNI-AL Kodaeral II Padang bersama masyarakat membuat alat transportasi penyeberangan menggunakan drum dan kayu yang disambung dengan katrol, karena dinilai lebih aman sebab sebelumnya menggunakan perahu karet pasca putusnya jembatan penghubung Nagari Anduriang dan Pasar Kayu Tanam pada November 2025. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/rwa.