Rabu, 20 September 2017 - 29 Zulhijjah 1438 H

Pasaman Barat Resmikan Kampung KB

Bupati Pasaman Barat, Syahiran saat menandatangani peresmian Kampung KB Nagari Giri Maju, Senin (7/8).(ANTARA SUMBAR/Altas Maulana)
Simpang Empat, (Antara Sumbar) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), berupaya melakukan pemerataan pembangunan di bidang kesehatan dengan membentuk Kampung Keluarga Berencana di Jorong Tanjung Pangkal, Nagari Persiapan Lingkuang Aua Ilir, Kecamatan Pasaman, Senin (11/9).

"Pemerataan pembangunan, kesehatan, pendataan penduduk dan pemerataan perekonomian sangat penting dilakukan. Pencanangan Kampung KB ini akan mendorong berbagai kegiatan kesehatan akan dilakukan," jelas Bupati Pasaman Barat, Syahiran saat peresmian Kampung KB itu.

Ia menambahkan hingga saat ini sudah delapan Kampung KB yang diresmikan di Pasaman Barat.

Pembentukan kampung KB sengaja dibentuk di daerah yang tertinggal dengan tujuan perataan pelayanan dan juga perataan pembangunan.

Selain itu Kampung KB juga menjadi salah satu inovasi strategis dalam upaya meimplementasikan kegiatan-kegiatan serta program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) secara utuh.

"Kampung KB merupakan salah satu upaya penguatan program KKBPK yang dikelola dan diselenggarakan dari oleh dan untuk masyarakat dalam memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan," ujarnya.

Menurutnya program KB adalah sebagai upaya mewujudkan keluarga yang berkualitas serta dalam rangka membangun Pasaman Barat yang lebih baik.

Dalam upaya pencapaian Sasaran program tersebut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) juga menyusun program yang dianggap dapat mencapai target pembangunan bidang pengendalian penduduk serta dapat langaung bersentuhan dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

Ia berharap untuk menyempurnakan implementasi kegiatan tersebut, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dapat memberikan pembinaan terpadu secara terus menerus, melaksanakan kegiatan sesuai tugas dan fungsi OPD serta melaporkan hasil kegiatan tiap bulannya.

Perwakilan BKKBN Sumbar, Budi Mulia mengatakan pembentukan Kampung KB merupakan tindak lanjut arahan Presiden Repoblik Indonesia agar manfaat program KB dapat dirasakan langsung oleh masyaarakat.

Terutama yang berada d iwilayah miskin, padat penduduk, tertinggal, terpencil dan wilayah nelayan diseluruh indonesia.

"Program KB juga difokuskan kepada masyarakat kurang mampu dan tidak memiliki akses terhadap fasilitas kesehatan, supaya tercapainya kesejahtetaan disetiap keluarga di Pasaman Barat," terangnya.

Ia mengajak seluruh keluarga Pasaman Barat agar ikut sebagai peserta KB. Bagi keluarga yang sudah menjadi peserta agar ikut mendukung program KB tersebut dengan mengajak keluarga lainnya yang belum ikut sebagai peserta KB. (*)


Editor : Joko Nugroho

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Joko Nugroho
         Sawahlunto, kota kecil yang berjarak sekitar 80 kilometer dari Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat ...
Baca Juga