TENTANG KAMI | INDEX | REDAKSI | IKLAN | RSS | PETA | KONTAK | KETENTUAN | FORUM | FACEBOOK | Twitter | REGISTER | SIGN IN
Jumat, 23 Juni 2017 - 29 Ramadhan 1438 H

Baznas Bantu 3.920 Pelajar Melalui Padanngpariaman Cerdas

()
Parit Malintang,(Antara Sumbar)- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Padangpariaman Sumatera Barat membantu lebih dari 3.920 pelajar asal daerah itu dengan memberikannya beasiswa melalui program Padangpariaman Cerdas periode Januari hingga September 2017.

"Selain pelajar kami juga memberikan beasiswa kepada mahasiswa asal Kabupaten Padangpariaman sebanyak 778 orang," kata Ketua Baznas setempat Syamsuardi Surma di Padangpariaman, Sabtu.

Ia mengatakan pada program Padangpariaman Cerdas terdiri dari tujuh bagian yang besar penerimaan beasiswanya disesuaikan dengan tingkat pendidikan.

Adapun ketujuh bagian tersebut, lanjutnya yaitu tingkat SD/MI Rp350 ribu, SMP/MTs Rp450 ribu, SMA/SMK/MA Rp650 ribu, dan perguruan tinggi dalam provinsi (D2, D3, S1) Rp1 juta.

Selanjutnya, perguruan tinggi luar provinsi (D2, D3, dan S1) Rp1,5 juta sampai Rp2 juta, perguruan tinggi luar negeri (D2, D3, dan S1) Rp5 juta.

Selain itu juga ada beasiswa hasil kerjasama dengan perguruan tinggi setempat yang anggarannya disediakan lebih dari Rp240 juta, katanya.

Ia menjelaskan kerjasama tersebut yaitu memberikan kesempatan kepada pegawai perangkat nagari untuk memperoleh pendidikan tinggi yang pembiayaannya dilakukan bersama-sama.

"Tahun pertama dibiayai oleh perguruan tinggi tempat dia kuliah, tahun kedua biayai oleh pemerintah daerah, dan tahun ketiga dibiayai oleh Baznas," ujarnya.

Ia mengatakan apabila mahasiswa tersebut tidak dapat menyelesaikan kuliah selama tiga tahun maka tahun berikutnya biaya kuliah ditanggung oleh mahasiswa itu sendiri.

"Ketujuh bagian dari program tersebut merupakan upaya untuk membantu masyarakat miskin guna memperoleh pendidikan," katanya.

Surma mengatakan untuk memperoleh beasiswa tersebut dapat dilakukan dengan dua cara tergantung tingkat pendidikannya.

Cara pertama, lanjutnya yaitu pihaknya meminta Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama setempat untuk mengajukan siswa SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA yang pantas memperoleh beasiswa.

Sedangkan cara kedua yaitu untuk mahasiswa dengan membuat proposal dan melampirkan beberapa surat seperti surat aktif kuliah, dan surat keterangan miskin, katanya.

"Dana yang digunakan oleh Baznas untuk beasiswa tersebut diperoleh dari zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat," katanya.

Sebelumnya, Baznas Kabupaten Padangpariaman telah mengumpulkan zakat sebesar Rp5,3 miliar sejak Januari hingga Oktober 2016.

"Penerimaan zakat tertinggi pada Februari dengan penerimaan Rp592.848.243," kata Ketua Baznas setempat Syamsuardi Surma di Parit Malintang, Jumat.

Ia mengatakan sumber zakat terbesar adalah ASN dari berbagai instansi seperti dinas dan sekolah-sekolah di Kabupaten Padangpariaman, kemudian dari masyarakat.

"Penyaluran dana zakat tersebut melalui tujuh program salah satunya yaitu Padangpariaman Cardas," katanya. (*)


Editor : M R Denya

COPYRIGHT © ANTARASUMBAR 2017

Perspektif
Oleh : Miko Elfisha
          Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy baru saja menetapkan sistem pendidikan baru ...
Baca Juga