Padang, (Antara) - Badan Pusat Statistik Sumatera Barat mencatat hingga Maret 2013, sebanyak 407.470 penduduk yang berdomisili di wilayah Sumatera Barat berstatus miskin. "Dari jumlah itu, sebanyak 70,67 persen atau 119 530 jiwa tinggal di daerah perdesaan, dan 29,33 persen lagi atau 287 940 jiwa hidup di perkotaan," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat, Yomin Tofri, di Padang, Selasa. Ia menjelaskan, jumlah ini meningkat delapan persen dibandingkan data pada September 2012 di mana penduduk miskin hanya sebanyak 397.855 jiwa terdiri atas 124.252 jiwa tinggal di perkotaan dan 273.603 jiwa di pedesaan. "Penduduk miskin daerah perkotaan turun dari 6,45 persen pada September 2012 menjadi 6,17 persen pada Maret 2013, sedangkan di daerah perdesaan, persentase penduduk miskinnya mengalami kenaikan dari 8,99 persen menjadi 9,39 persen," katanya. Untuk mengukur kemiskinan, jelas Yomin, BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran. Sementara, metode yang digunakan adalah menghitung garis kemiskinan yang terdiri atas dua komponen yaitu garis kemiskinan makanan dan garis kemiskinan non makanan. Garis kemiskinan yang digunakan untuk menghitung penduduk miskin Maret 2013 adalah Rp. 305.502 bulan). Garis kemiskinan makanan terhadap garis kemiskinan di perdesaan sebesar 80,48 persen sedangkan di perkotaan hanya 70,70 persen. Yomin menambahkan, garis kemiskinan makanan merupakan nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan yang disetarakan dengan 2100 kilo kalori per kapita per hari. Paket komoditi kebutuhan dasar makanan diwakili oleh 52 jenis komoditi antara lain padi-padian, umbi-umbian, ikan, daging, telur dan susu, sayuran, kacang-kacangan, buah-buahan, minyak dan lemak,. "Garis kemiskinan non makanan adalah kebutuhan minimum untuk perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan," katanya. (*/ril)
407.470 Penduduk Sumbar Berstatus Miskin
Ilustrasi permukiman miskin. (Antara)
